SuaraJabar.id - Tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Barat akhirnya mengungkap pemeran video viral wanita berseragam PNS yang beradegan mesum dengan seorang lelaki di dalam mobil.
Terkait pengungkapan kasus ini, ternyata video mesum yang sempat membuat geger itu diperankan dua guru honerer yang bertugas di sebuah SMK di Purwakarta.
Seperti dikutip dari Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Jumat (20/9/2019), RIA pemeran laki-laki dalam video tersebut merupakan guru mata pelajaran mesin otomotif. Sedangkan RJ, wanita yang menjadi lawan main dalam adegan syur itu adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris.
Wadirkrimsus Polda Jabar, AKBP Hari Brata mengatakan, dari hasil penyidikan sementara, video mesum itu direkam RIA tanpa sepengetahuan RJ.
Terkait kasus ini, polisi juga telah menetapkan RIA sebagai tersangka. Namun, RJ, wanita berhijab yang ikut memerankan adegan syur di dalam mobil itu masih berstatus sebagai saksi.
"RIA (31) kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran foto dan video syur tersebut," kata Hari di Mapolda Jabar.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat mengklaim viral foto dan video wanita berhijab beradegan syur dengan seragam pegawai negeri sipil (PNS) tidak terdaftar sebagai PNS Pemprov Jabar.
Kepala Bidang Pengembangan dan Karir BKD Jabar, Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya melalui sistem deteksi wajah telah membandingkan wajah oknum tersebut dengan foto pegawai yang terdapat dalam database PNS Provinsi Jabar.
"Yang bersangkutan bukan PNS Pemprov Jawa Barat," kata Dedi seperti dikutip Ayobandung.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Baca Juga: Ketemu Preman Terminal, Bunga Diseret dan Dicabuli di Tempat Parkir
Menurutnya, pihaknya telah bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengidentifikasi wajah wanita berseragam PNS berlambang Jabar yang beradegan panas di dalam mobil. Foto dan video syur wanita tersebut beredar di media sosial Twitter sejak 24 September 2019.
"Dibantu Cybercrime Polda Jawa Barat, kami membandingkan (oknum) dengan foto di database PNS Provinsi Jabar menggunakan sistem database PNS Jawa Barat serta SAPK BKN," katanya.
Berita Terkait
-
Video Mesum Wanita Berseragam PNS di Mobil, RIA Ditetapkan Tersangka
-
Lewat Deteksi Wajah, Wanita Berhijab Adegan Syur di Mobil Bukan PNS Jabar
-
Pemprov Jabar soal Video Syur: Siapa Tahu Orang Iseng Pakai Baju PNS
-
Diimingi Gaji Gede, Bocah Lulusan SMP Peras Wanita Pakai Foto Syur
-
Kesal Tak Mau Diajak Nikah, Video Syur Selingkuhan Disebar ke Medsos
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD