SuaraJabar.id - Tanaman langka yang berada di Kebun Raya Bogor Jawa Barat dilaporkan kembali mekar. Diketahui tanaman yang mekar tersebut terdiri dari dua bunga yakni, Amorphophallus Gigas dan Rafflesia Patma atau biasa disebut bunga bangkai.
Humas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor Ayi Doni Darussalam menyebutkan, khusus untuk Bunga Rafflesia, jika dihitung intensitas pertumbuhannya sudah mencapai 16 kali mekar dalam 10 tahun terakhir.
"Dua tanaman langka kembali tumbuh mekar. Tahun ini adalah tahun yang spesial karena Bunga Rafflesia kembali mekar untuk ke-16 kalinya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir," ujarnya kepada Antara di Bogor pada Kamis (3/10/2019).
Sedangkan Amorphophallus Gigas pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada tanggal 4 Januari 2007. Tanaman ini memiliki tinggi sekitar dua meter dan dapat mekar sempurna selama satu hari. Tapi, bunga gigas masih bisa bertahan dalam kurun waktu empat hari.
Tanaman asal Padang Sidempuan, Sumatra Barat itu menurut Doni tumbuh di tanah yang gembur atau berpori-pori dengan asupan air yang cukup. Sebab, jika air yang masuk ke akar gigas terlalu berlebihan maka umbi bakal membusuk.
Selain itu, menurutnya, tanaman ini bisa tumbuh meninggi sampai empat meter. Gigas bisa tumbuh satu sampai tiga tahun tergantung besarnya umbi, tapi hanya mekar saat malam hari.
"Uniknya kedua koleksi ini sering disebut sebagai Bunga Bangkai, mungkin karena sama-sama mengeluarkan bau yang tidak sedap. Kedua tanaman langka ini memiliki bentuk yang cantik dan merupakan kekayaan alam Indonesia yang sangat berharga dan langka," kata Doni. (Antara)
Berita Terkait
-
Bunga Langka Rafflesia Patma Mekar di Kebun Raya Bogor
-
Melihat Mekar Sempurnanya Bunga Bangkai di Jorong Sitingkai
-
Tinjau Bunga Bangkai di Jorong Sitingkai, BKSDA: Akan Mekar Empat Hari Lagi
-
Jika Tak Ada Halangan, Bunga Langka Ini Akan Mekar Beberapa Hari Lagi
-
Pernah Dinyatakan Punah, Bunga Langka Ini Ditemukan di Tebing Curam
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara