SuaraJabar.id - Aparat kepolisian mengungkap ciri-ciri mayat dalam koper yag sempat menggegerkan warga di Kampung Teluk Waru, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, belum lama ini.
Dari hasil autopsi di Rumah Sakit Polri Soekanto, korban berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 40-50 tahun dan memiliki tinggi badan sekitar 175-180 sentimeter.
Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Bennny Cahyadi menyampaikan, ciri-ciri lain yang berhasil teridentifikasi, mayat yang belum diketahui identitasnya itu memiliki janggut dan ada bekas luka dan patah di bagian tubuhnya.
"Korban berjanggut atau berewokan, terdapat luka bekas jahitan operasi pada perut bagian pusar dan pada pergelangan kaki sebelah kanan terdapat luka bekas patah," kata Benny seperti dikutip dari Ayobogor.com--jaringan Suara.com, Selasa (12/11/2019).
Baca Juga: Cor Mayat Ayahnya di Musala, Bahar Pernah Dibui karena Aniaya Istri Kiai
Untuk mengungkap kasus ini, polisi pun masih terus menggali keterangan dan mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kasus mayat dalam koper tersebut. Sejauh ini, sudah ada 6 orang saksi yang diperiksa polisi.
"Kami telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut serta mengamankan barang bukti dan mencari keluarga korban. Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi," katanya.
Sebelumnya Kapolres Bogor, AKBP Mohammad Joni mengatakan kendala yang dihadapi untuk mengungkap identitas korban di antaranya adalah kondisi sidik jari yang dalam keadaan hancur sebab korban diduga tewas sejak 5 hari sebelum ditemukan mayat.
"Beberapa mortem yang diambil dari sidik jari itu sudah dalam keadaan hancur sehingga kita akan mencari ciri-ciri yang lain untuk mendapatkan identitas korban tersebut termasuk dari rambut, gigi dan hasil DNA-nya," kata Joni.
Dia mengimbau jika ada warga yang merasa kehilangan dan memiliki ciri fisik yang mirip dengan korban agar mendatangi pihak kepolisian.
Baca Juga: Beda dari Biasanya, RS Polri Lagi Sepi Kiriman Mayat Mr X
"Bila ada masyarakat yang kehilangan anggota dengan ciri-ciri tadi kita akan meminta cek DNA-nya, sehingga kita bisa pastikan keluarganya tersebut benar menjadi keluarga korban," kata Joni.
Berita Terkait
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
-
Pengadilan Militer Vonis Tiga Tersangka Kasus Pembunuhan Bos Rental Mobil, Semua Dipecat
-
'Peradilan Keluarga' Lindungi Pembunuh Berseragam? Rangkaian Kasus TNI Bunuh Warga Sipil Terungkap!
-
Mengandung Muatan Kesusilaan, Sidang Anak Bos Prodia Berlangsung Tertutup
-
Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak Dalam Toren di Tambora, Berawal dari Laporan Kehilangan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar