Dua hari yang lalu, petugas BPBD menemukan dua anak kobra di halaman dan di dalam rumah warga Taman Asri, total enam ekor yang terdeteksi muncul, empat berhasil ditangkap. Adi menduga anak-anak ular ini berasal dari satu sarang atau satu induk kobra.
“Dugaan kami di lahan kosong sebelah rumah pak Ezer atau kebun di atasnya, karena di dua lokasi tersebut ada sumber air dan banyak timbunan, barangkali bekas bangunan. Ini lokasi yang disukai ular untuk bersarang, termasuk kobra," ujar Adi.
Dari hasil penyisiran kali ini, Adi dan rekan-rekannya tak berhasil menemukan sarang atau ular kobra lainnya. Menurut dia, sulit untuk mencari sarangnya, karena jenis ular ini aktif di malam hari.
"Siang ular itu bersembunyi. Rencananya lahan kosong di sebelah rumah keluarga Ezer akan disemprot minyak tanah biar keluar kalau memang ada sarangnya," imbuh Adi.
Baca Juga: Warga Tasikmalaya Tangkap Ular Kobra, Begini Penampakanya
Sementara dari pengakuan Aziz Muslim, salah satu warga setempat mengatakan, ular kobra dengan ukuran lebih dari satu meter yang diduga induk dari ular-ular kecil yang muncul itu pernah beberapa kali terlihat.
"Sering terlihat di kebun dan areal sawah yang ada di belakang blok A 12 dan A 13 RT 04, satu berhasil dibunuh, tapi masih ada yang lainnya. Diduga memang berasal dari lokasi itu. Baru tahun ini banyak anak kobra, sebelumnya sih ular juga sering muncul, tapi bukan ular berbisa," kata Aziz.
Berita Terkait
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
7 Makanan Lebaran Khas Sukabumi yang Bikin Kangen saat Lebaran Tiba
-
Ramadan Penuh Berkah, Cleanermasjid & Driver ShopeeFood Kompak Bantu Masjid
-
Tanah Bergerak Guncang Bandung, 20 Rumah Rusak
-
Bencana Mengerikan di Sukabumi, BNPB: 5 Orang Tewas, Ratusan Rumah Rata dengan Tanah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar