- Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu, pada hari Minggu, 12 Juli 2026.
- Insiden tragis tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia serta belasan korban lainnya mengalami luka ringan dan berat.
- Satlantas Polres Indramayu sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut.
SuaraJabar.id - Jalur Pantai Utara (Pantura) kembali memakan korban jiwa dalam skala besar. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di kawasan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2026).
Insiden tragis ini dilaporkan merenggut nyawa sedikitnya 10 orang di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut ini menjadi salah satu peristiwa lalu lintas paling menonjol di wilayah hukum Polda Jawa Barat sepanjang tahun 2026 karena tingginya jumlah fatalitas.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Indramayu segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat setelah insiden pecah.
Berdasarkan data awal, benturan keras terjadi saat arus lalu lintas di jalur nasional tersebut tengah didominasi oleh kendaraan logistik dan mobil pribadi.
Tabrakan yang melibatkan pikap dengan dua truk tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada seluruh kendaraan yang terlibat.
Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarief, memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah korban dalam insiden berdarah ini.
"Data terbaru mencatat sebanyak 10 orang meninggal dunia," ujarnya.
Dilansir dari Antara, sebelumnya Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), Kecamatan Lohbener, Indramayu hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia pada Minggu siang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan saat dikonfirmasi di Indramayu, Minggu, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Grand Max, truk Hino Wing Box, dan truk Hino bak.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, 3 Nyawa Melayang
Ia menjelaskan mobil pikap Grand Max bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan oleh sopir bernama Warkidi, melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan membawa 17 penumpang.
“Menurut saksi, kendaraan pikap Grand Max dikemudikan saudara Warkidi datang dari arah Jakarta menuju Cirebon ketika berhenti di lajur kanan, kemudian tertabrak belakang dengan depan kendaraan truk Hino Wing Box,” katanya.
Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil pikap terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk Hino bak berpelat E 8846 BA yang datang dari arah berlawanan.
“Kemudian kendaraan pikap terdorong ke depan tertabrak oleh kendaraan truk Lost Bak Hino BA yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.
Masnan mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga penumpang mobil pikap meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka.
Ia merinci korban luka terdiri atas 11 orang mengalami luka ringan, serta empat orang mengalami luka berat.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, 3 Nyawa Melayang
-
Kenapa Ririn Rifanto Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Bisa Lolos dari Eksekusi?
-
Vonis Mati Ririn Rifanto, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Truk Ekspedisi Hantam Deretan Motor di Persimpangan Unisma Bekasi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September