SuaraJabar.id - Tiga mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang atau Unsika ditemukan tewas di sebuah gua setelah mereka terperangkap di dalam oleh banjir, kata pihak berwenang Senin (23/12/2019).
Sebuah operasi pencarian dan penyelamatan yang diluncurkan pada hari Minggu berhasil mengeluarkan lima orang hidup-hidup dari Gua Lele di Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Karawang setelah hujan lebat mengguyur daerah itu dan membanjiri gua, kata pihak berwenang.
"Para korban "terperangkap di dalam gua selama beberapa waktu sebelum tim berhasil mengevakuasi mereka," kata juru bicara tim SAR setempat, Seni Wulandari sebagaimana dilansir AFP.
Menurut dia, dibutuhkan waktu satu jam bagi tim penyelamat untuk berhasil masuk ke dalam gua, yang berada 30 meter di bawah permukaan tanah.
Para mahasiswa yang merupakan anggota klub pecinta alam Unsika, masuk ke dalam gua itu untuk pelatihan dasar caving atau olah raga menjelajahi gua.
Seorang anggota senior klub yang membantu evakuasi, Ari Alfian, mengatakan cuaca normal ketika para mahasiswa memasuki gua itu, tetapi hujan deras yang tidak terduga mengguyur daerah tersebut.
“Air memasuki gua seperti air terjun. Awalnya hanya ada lima mahasiswa di dalam gua, termasuk para korban,” kata Alfian.
“Tiga lainnya masuk untuk menyelamatkan mereka ketika cuaca buruk tiba. Mereka semua terperangkap tetapi hanya lima yang berhasil selamat,” imbuh dia.
Baca Juga: Sempat Pingsan, 3 Mahasiswa Unsika Tewas Setelah Terjebak di Goa Lele
Berita Terkait
-
Sempat Pingsan, 3 Mahasiswa Unsika Tewas Setelah Terjebak di Goa Lele
-
Presiden Jokowi Ungkap Alasan Mau Datang ke Pabrik Isuzu di Karawang
-
Voxstay Karawang, Homestay Ramah di Kantong yang Nyaman Banget
-
Murah dan Hommy Banget, Voxstay Karawang Cocok untuk Singgah saat Kelelahan
-
Voxstay Karawang, Homestay Ramah di Kantong yang Hommy Banget!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas