SuaraJabar.id - Setelah renovasi area taman depan dan belakang Gedung Sate direnovasi dan diresmikan, Selasa (31/12/2019), warga terpantau mulai ramai mendatangi ikon Kota Bandung tersebut. Bila sebelumnya warga hanya dapat berfoto di luar pagar, kini warga bisa leluasa duduk santai sambil swafoto belatarkan Gedung Sate di area plasa.
Konsekuensi dari renovasi itu adalah pelebaran akses. Sebagian pagar yang sebelumnya mengelilingi Gedung Sate kini ditiadakan.
Di samping itu, akses baru dari pintu taman belakang pun lebih terbuka luas.
Agar kemanan tetap terjaga, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa barat Iip Hidajat mengatakan, pihaknya akan menambah petugas keamanan dan CCTV.
"Yang pertama dilakukan adalah menambah sekuriti, CCTV dan penjaga mobile karena ini jadi lebih terbuka," ungkapnya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kegiatan massa seperti demonstrasi, dirinya mengatakan, area pagar dapat kembali dipasang dengan pagar berkonsep knock-up yang bisa dibongkar-pasang.
"Masih ada pagar tapi konsepnya knock-down, ketika demo pihak kepolisian mengharuskan ada pagar sebagai batas demarkasi," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa