SuaraJabar.id - Polisi telah menerima laporan kasus pencabulan terhadap mahasiswi Telkom University yang diduga dilakukan seniornya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Bandung Ipda Riskawati mengatakan, korban melaporkan kasus tersebut pada 19 Desember 2019. Aksi pencabulan itu diakui korban terjadi pada 30 November 2018.
"Korban melapor pada 19 Desember 2019. Dia datang bersama orang tua, paman, dan beberapa orang temannya," kata Riskawati seperti dikutip Ayobandung.com--jaringan--Suara.com, Selasa (31/12/2019).
Namun, polisi mengaku kesulitan untuk menyelidiki mengorek keterangan korban lantaran diduga masih trauma dengan insiden asusila tersebut.
"Alasan baru melapor sekarang belum disampaikan. Mungkin karena ada tekanan psikologis, korban sulit untuk dimintakan keterangan," ujarnya.
Riskawati mengaku, korban bahkan sulit dihubungi setelah melaporkan kasus tersebut ke polisi.
"Kami kesulitan menghubungi korban," ujarnya.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi masih membutuhkan keterangan korban dan saksi-saksi lainnya. Polisi, kata dia juga harus melakukan visum terhadap korban sebagai dasar melakukan peningkatan status laporan.
"Harus divisum dulu, juga diberi penanganan psikologis. Karena korban secara kasat mata ada rasa traumatis," katanya.
Baca Juga: Mau Gangbang Gadis Teler, Aksi Cabul 4 Remaja Digagalkan Resepsionis Hotel
Berita Terkait
-
Mahasiswi Telkom University Diduga jadi Korban Pencabulan Seniornya
-
Dendam dan Tak Puas Punya Istri, Alasan Sahwan Sodomi Belasan Siswa SD
-
Rayuan Uang Rp 5 Ribu, Sahwan Cabuli 17 Siswa Sambil Dagang Keliling SD
-
Korban Pencabulan Husein Alatas Alias Habib Bertato adalah Ibu Dokter
-
4 Fakta Sosok Habib Husein, Rapalan Doa Palsu hingga Tato Wanita Seksi
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Hadapi Tantangan Global, Pengusaha AMDK Jakarta-Jabar-Banten Dorong Ekonomi Sirkular
-
Bojan Hodak Beberkan Agenda Persib Usai Meraih Gelar Juara
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung