SuaraJabar.id - Dampak banjir dirasakan warga yang tinggal di kawasan Perumahan Kemang Pratama Bekasi, Jawa Barat. Bahkan, kondisi banjir di kawasan pemukiman tersebut hingga kini masih disebut belum mendapat penanganan.
Dari pantauan di media sosial (medsos) Twitter, beberapa akun berharap adanya penanganan terhadap korban banjir seperti yang dicuitkan. Seperti dicuitkan akun @IqbalRagha yang meminta pertolongan untuk bisa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
"Mohon bantuan dikirimkan Tim Regu Penyelamat dikarenakan #Banjir di Kemang Pratama semakin parah, jalan utama Kemang Pratama benar2 tergenang dan air sudah masuk rumah sejak tadi sore. Kondisi listrik padam. Terima kasih".
Tak hanya itu, akun @daprast bahkan mencuitkan permintaan kepada pihak terkait untuk segera mengevakuasi sanak saudaranya yang berada di Perumahan Kemang Pratama lantaran terjebak banjir.
"Adik saya Denny/Amanda, Terjebak banjir ada anak kecil dan bayi 5 bulan. (3 dewasa, 1 anak 6thn dan 1 bayi). Jika memungkinkan untuk pertolongan evakuasi perahu di Kemang Pratama 2 Bekasi Jl. Anyelir 3, Blok AC 55."
Selain itu, Warga Kemang Pratama yang terjebak banjir dan membutuhkan pertolongan secepatnya kepada pihak terkait.
"@SAR_NASIONAL @RadioElshinta @InfoBekasi mohon bantuannya untuk evakuasi di kawasan kemang pratama sudah banjir sepinggang orang dewasa dan saya sedang hamil 8 bulan." tulis akun @sacutek.
Untuk diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi merilis 10 kecamatan yang terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Selasa (31/12/2019).
Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengemukakan banjir tersebut terjadi akibat banjir kiriman dari Sungai Cileungsi dan Cikeas.
Baca Juga: Dikritik Menteri Basuki soal Banjir, Anies: Kuncinya Pengendalian Air
"Akibat Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dari tanggal 31 Desember 2019 pukul 16.00 WIB hingga tanggal 1 Januari 2020 dan kiriman air dari Sungai Cileungsi dan Cikeas beberapa wilayah kota bekasi terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi," katanya pada Rabu (1/1/2019).
Berita Terkait
-
Kompensasi Banjir, Erick Thohir Gratiskan Jalan Tol Dalam Kota Jakarta
-
Ditinggal Tahun Baruan, Kontrakan Ainun Jadi Lautan Air
-
Dikritik Menteri Basuki soal Banjir, Anies: Kuncinya Pengendalian Air
-
Viral Foto Korban Banjir di Bekasi Berdoa dan Si Wanita Naik Atap
-
Jadi Langganan Banjir, Warga Cipinang Melayu: Tahun Ini Paling Parah
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar