- Bupati Karawang Aep Syaepuloh turun langsung membantu nenek Tasih korban kebakaran di Desa Talagamulya, Kabupaten Karawang.
- Pemerintah daerah melalui program Rumah Layak Huni akan membangun kembali rumah korban dalam waktu pengerjaan 14 hari.
- Nenek Tasih menerima bantuan modal usaha sembako serta dana tunai sepuluh juta rupiah dari Baznas Kabupaten Karawang.
SuaraJabar.id - Sebuah tindakan cepat dan konkret ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dalam merespons musibah yang menimpa warganya.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara langsung turun ke lapangan untuk memastikan penyaluran bantuan pembangunan rumah bagi seorang perempuan lanjut usia, nenek Tasih (70), yang menjadi korban kebakaran di Desa Talagamulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Intervensi langsung Bupati Karawang ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kebakaran adalah musibah yang sangat menghancurkan, apalagi bagi warga lansia seperti nenek Tasih yang mungkin tidak lagi memiliki sumber daya untuk membangun kembali rumahnya.
"Kita memberi bantuan dengan membangun kembali rumah nenek Tasih (70) yang dilanda kebakaran," kata bupati Aep, dilansir dari Antara.
Bantuan pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari program rumah layak huni Pemerintah Kabupaten Karawang.
Bupati memastikan, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui program Rumah Layak Huni (Rulahu) akan membantu membangun kembali rumah nenek Tasih.
Ia menyampaikan, pembangunannya akan segera dimulai dan untuk pengerjaannya diperkirakan berlangsung selama 14 hari.
"Kita akan segera membangun kembali rumah milik nenek Tasih yang dilanda kebakaran. Diperkirakan selama dua pekan akan rampung," katanya.
Baca Juga: Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus
Selain itu, bupati juga memberi bantuan nenek Tasih untuk membuka usaha sembako, serta menyalurkan bantuan dari Baznas Karawang sebesar Rp10 juta untuk kebutuhan sehari-hari selama proses pembangunan rumahnya berlangsung.
"Program Rulahu hadir untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kita pastikan tepat sasaran, dan nenek Tasih menjadi salah satu yang harus segera dibantu," katanya.
Bagi nenek Tasih dan keluarganya, kehadiran bantuan ini bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga kepastian untuk memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti.
Program Rulahu sendiri merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan setiap warga dapat tinggal di rumah yang aman, sehat dan layak huni.
Berita Terkait
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri
-
KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor
-
Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?