- Ihsan, siswa SMPN 1 Tanjungsari, Sumedang, sempat putus sekolah pada Juni 2026 akibat kendala ekonomi keluarga yang sulit.
- Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menjamin pendidikan Ihsan dengan memberikan bantuan biaya serta perlengkapan sekolah secara lengkap.
- Tindakan nyata pemerintah tersebut memastikan Ihsan dapat kembali bersekolah dan melanjutkan pendidikannya hingga jenjang yang lebih tinggi.
SuaraJabar.id - Kisah pilu Ihsan (15), siswa SMPN 1 Tanjungsari, yang sempat viral di media sosial karena terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga, kini mendapatkan titik terang yang membahagiakan.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, langsung turun tangan dan menjamin keberlanjutan pendidikan Ihsan.
Video Ihsan yang berpamitan dengan teman-teman sekelasnya di SMPN 1 Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, telah memicu gelombang simpati publik di media sosial.
Kisah ini menjadi cerminan pahit dari realita bahwa masih ada anak-anak di Indonesia yang terpaksa mengorbankan pendidikan karena faktor ekonomi keluarga.
"Saya kaget ya, di sekolah negeri Tanjungsari ada seorang anak yang harus keluar dan tidak melanjutkan sekolahnya di kelas VIII karena masalah ekonomi," ujar Erwan Setiawan, dilansir dari Antara, Sabtu (25/6/2026).
Erwan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak pendidikan karena kendala biaya.
Erwan menyatakan akan turun tangan langsung menemui keluarga Ihsan guna memberikan kepastian masa depan remaja tersebut.
"Saya jamin Ihsan dan semua anak-anak di Jawa Barat akan terus melanjutkan sekolah sampai jenjang lebih tinggi. Nanti saya sendiri yang akan bicara dengan orang tuanya," ucapnya.
Sebagai langkah konkret, Erwan memberikan bantuan biaya pendidikan hingga lulus SMP serta perlengkapan sekolah lengkap, mulai dari tas, sepatu, hingga seragam baru agar Ihsan dapat kembali ke bangku kelas VIII.
Baca Juga: Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
Bagi Erwan, sosok Ihsan merefleksikan ribuan anak yang memiliki tekad kuat namun terhambat kondisi finansial. Ia berharap Ihsan dapat membuktikan kemampuannya meski berangkat dari keterbatasan.
"Saya berharap Ihsan terus sekolah, tunjukkan bahwa Ihsan mampu dan siap melanjutkan sekolah lebih tinggi," ucap Erwan.
Sementara itu, Ihsan yang didatangi langsung oleh orang nomor dua di Jawa Barat pada Rabu (22/4) tersebut tampak terharu.
Siswa yang tinggal di Babakan Situ ini menyatakan keinginan kuatnya untuk segera kembali belajar bersama rekan-rekannya.
“Senang, ingin lanjut sekolah. Saya hanya ingin terus sekolah dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Ihsan lirih.
Berita Terkait
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026
-
Harga MinyaKita di Pasar Bebas Bandung Melambung
-
Polres Cianjur Buru Bandar Besar Inisial I, Pemasok Sabu 1 Kg ke Wilayah Karangtengah
-
Buntut Bayi Nyaris Tertukar, Keluarga Pasien Resmi Laporkan Perawat RSHS Bandung ke Polda Jabar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September