- Rian Haryanto mendirikan Komunitas Literasi Senja di Cirebon sejak delapan tahun lalu untuk menyediakan ruang belajar alternatif.
- Gelaran Caruban Literasi Festival 8.0 berlangsung sukses di Grage City Mall pada Rabu, 22 April 2026 kemarin.
- Festival tersebut berhasil memperluas makna literasi melalui edukasi kopi, gaya hidup sehat, serta pengelolaan keuangan masyarakat luas.
SuaraJabar.id - Di tengah tantangan konsistensi gerakan anak muda, Rian Haryanto membuktikan bahwa sebuah keyakinan sederhana bisa bertransformasi menjadi perubahan nyata bagi kota.
Delapan tahun lalu, ia mendirikan Komunitas Literasi Senja dengan misi menciptakan ruang belajar alternatif di luar sekolah bagi warga Cirebon.
Keyakinan itu mencapai puncaknya pada Rabu (22/4/2026) kemarin melalui gelaran Caruban Literasi Festival 8.0 (CLF 8.0) di Grage City Mall yang berhasil menarik ribuan pengunjung.
Bagi Rian Haryanto, Ketua Umum Komunitas Literasi Senja, CLF 8.0 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah eksperimen berani untuk meredefinisi makna literasi di mata publik.
Ia mendobrak stereotip bahwa literasi hanya berkutat pada buku, mengajak masyarakat, terutama generasi milenial dan anak muda urban, untuk melihat literasi dalam spektrum yang lebih luas.
"Literasi itu bukan cuma soal baca buku. Kalau kamu belajar membaca rasa kopi, memahami cara mengelola uang, atau bahkan mengenal batas tubuhmu lewat olahraga, itu semua literasi. Kami ingin CLF 8.0 jadi bukti bahwa literasi itu milik semua orang,” ujar Rian Haryanto, kepada wartawan.
Pernyataan ini menginspirasi banyak pihak untuk memahami bahwa belajar dapat dilakukan di mana saja dan dalam bentuk apa saja.
Konsep literasi yang diperluas ini tercermin dari keberagaman kegiatan yang dirancang dalam CLF 8.0. Festival ini menawarkan kombinasi unik antara edukasi, olahraga, dan hiburan:
- Kompetisi Kopi CLF Cup Taster Championship 2026: Mengembangkan literasi rasa dan pengetahuan tentang industri kopi.
- Caruban Literasi Night Run: Mempromosikan literasi tubuh dan gaya hidup sehat melalui olahraga.
- Gelar Wicara Literasi Keuangan: Melibatkan institusi penting seperti Bank Indonesia, Bank BJB, OJK, dan Pegadaian, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan uang dan investasi.
Perjalanan Rian Haryanto selama delapan tahun menjaga eksistensi Literasi Senja bukanlah tanpa hambatan. Ia mengenang masa-masa sulit di mana energi hampir habis dan dukungan sangat minim. Namun, konsistensinya membuahkan hasil manis berupa sinergi strategis dengan Pemerintah Kota Cirebon.
Baca Juga: Asa DOB Kabupaten Sukabumi Utara Kembali Membara, Persyaratan Administrasi Tuntas di Tangan Pusat
Kehadiran Walikota Cirebon dan Bunda Literasi Kota Cirebon dalam acara tersebut menjadi pengakuan formal atas dampak yang telah dibangun oleh gerakan akar rumput ini.
“Delapan tahun itu penuh cerita. Kami bertahan karena kami tahu Cirebon layak punya ruang belajar yang hidup dan tidak berhenti di ruang kelas,” tambah Rian yang juga merupakan bagian dari jaringan komunitas JubirWarga.
Berita Terkait
-
Asa DOB Kabupaten Sukabumi Utara Kembali Membara, Persyaratan Administrasi Tuntas di Tangan Pusat
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung
-
IHR: Indonesia Derby 2026 Padukan Adu Cepat Kuda Terbaik dengan Keindahan Arena Tepi Pantai
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi