Andi Ahmad S
Kamis, 16 April 2026 | 16:42 WIB
Ilustrasi banjir di Bandung (Unsplash.com/Iqra Rinaldi)
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan menemukan enam korban terseret arus Sungai Ciherang di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada hari kedua.
  • Dua korban ditemukan meninggal dunia setelah penyisiran sejauh 3,1 kilometer, sementara empat orang lainnya berhasil diselamatkan petugas.
  • Operasi pencarian resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Bedas Nambo untuk penanganan.

SuaraJabar.id - Sebuah kabar yang memilukan sekaligus melegakan datang dari Kabupaten Bandung. Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang terseret arus Sungai Ciherang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada hari kedua operasi pencarian.

Tragedi ini merenggut dua nyawa, sementara empat lainnya berhasil diselamatkan, menjadi peringatan keras akan bahaya aktivitas di sungai saat kondisi arus kuat.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan, total korban dalam peristiwa tersebut enam orang, dengan rincian empat orang selamat dan dua lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 3,1 kilometer dari lokasi kejadian hingga Jembatan Rancamulya, dengan membagi tim menjadi dua SRU,” ujarnya.

Dia menjelaskan operasi pencarian pada hari kedua diawali dengan koordinasi guna menyusun rencana serta pembagian tugas seluruh personel di lapangan agar proses pencarian berjalan efektif dan terkoordinasi.

Ia menjelaskan pada pukul 10.16 WIB tim menerima informasi terkait dengan penemuan salah satu korban yang berada sekitar 500 meter dari lokasi kejadian awal

Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi tersebut untuk melakukan proses evakuasi.

“Korban berhasil dievakuasi pada pukul 10.26 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Bedas Nambo,” katanya.

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing untuk melakukan evaluasi terhadap jalannya operasi pencarian dan pertolongan yang telah dilakukan selama dua hari tersebut.

Baca Juga: Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal hingga seluruh korban dapat ditemukan,” ujarnya.

Selanjutnya, operasi SAR di Sungai Ciherang diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing. [Antara].

Load More