- Terduga begal berinisial DK diamuk massa di Batujaya, Karawang, setelah gagal merampas motor milik warga pada Senin malam.
- Personel Polres Karawang dan Polsek Batujaya segera mengamankan pelaku dari amukan warga untuk dibawa ke rumah sakit.
- Polisi kini sedang melakukan pengembangan kasus serta memburu satu rekan pelaku begal lainnya yang berhasil melarikan diri.
SuaraJabar.id - Sebuah insiden menegangkan terjadi di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ketika seorang terduga begal bersenjata celurit menjadi sasaran amukan massa viral di media sosial.
Beruntung, pihak kepolisian segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan pelaku dari luapan emosi warga yang geram. Pelaku kini harus menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka-luka yang dideritanya.
"Pelaku begal itu harus dirawat di rumah sakit untuk mendapat penanganan medis akibat dihajar massa setelah aksinya diketahui warga," kata Kasie Humas Polres Karawang Cep Wildan, Selasa (14/4/2026).
Ia menyampaikan, seorang terduga pelaku begal berinisial DK menjadi bulan-bulanan warga setelah gagal melarikan diri usai menyerang korbannya dengan menggunakan celurit, di Jalan Raya Dusun Tangkil, Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya, pada Senin tengah malam (13/4).
Disebutkan, personel gabungan dari Pamapta Polres Karawang dan Polsek Batujaya langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kejadian.
Disebutkan, peristiwa bermula saat korban, Aman Suherman (23) yang merupakan warga Desa Karyamulya sedang dalam perjalanan pulang sehabis kerja.
Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor. Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke arah korban hingga korban terjatuh.
Dalam keadaan terdesak, korban berhasil melarikan diri, sementara pelaku berusaha membawa kabur motor korban dengan cara didorong (stut).
Aksi pelaku tidak berjalan mulus setelah korban berteriak meminta tolong. Saat itu korban berteriak "begal!", sehingga memancing reaksi cepat warga setempat.
Baca Juga: Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
Salah satu pelaku berinisial DK berhasil dikepung dan ditangkap oleh sekelompok warga. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil meloloskan diri dari kepungan warga.
"Satu terduga pelaku sempat ditangkap dan dipukuli warga di lokasi. Namun, petugas dari Polsek segera mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri yang lebih fatal," katanya.
Akibat luka-luka yang dideritanya usai dihajar massa, pelaku DK langsung dilarikan oleh petugas ke RS Proklamasi Rengasdengklok yang kemudian dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan perawatan medis intensif di bawah pengawalan kepolisian.
Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti.
"Saat ini kasus masih dalam pengembangan. Kami tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi," katanya.
Berita Terkait
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV
-
KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
20 Tahun Lolos, 'Ki Bedil' Sang Maestro Senpi Ilegal Jawa Barat Akhirnya Diringkus Bareskrim
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun
-
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN
-
Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka
-
5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar
-
Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu