- Polres Cimahi menangkap seorang pelaku penculikan berinisial D di sebuah mushala sekolah kawasan Kota Bandung pada Senin malam.
- Korban anak SMP asal Sindangkerta dilaporkan hilang sejak 8 April 2026 setelah terekam CCTV masuk ke dalam mobil.
- Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan kepolisian saat ini sedang mendalami motif pelaku di bawah umur tersebut.
SuaraJabar.id - Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi sukses menangkap seorang terduga pelaku penculikan bocah berseragam sekolah menengah pertama (SMP) asal Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat.
Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra di Cimahi, Selasa, mengatakan bahwa pelaku yang membawa lari anak di bawah umur tersebut telah diamankan Senin (13/4) malam.
“Berkenaan dengan pasal membawa lari anak di bawah umur bahwa benar telah terjadi. Namun korban bersama orang yang diduga membawanya berinisial D (15) sudah kami amankan Senin malam,” katanya, dilansir dari Antara, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan korban dilaporkan hilang oleh kedua orang tuanya sejak 8 April 2026 dengan jejak terakhir korban terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar sekolahnya.
Dalam rekaman yang sempat beredar luas di media sosial, korban terlihat masuk ke dalam mobil jenis Toyota Agya bernomor polisi D-1544-UAT bersama dua laki-laki.
Berdasarkan rekaman tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri kendaraan yang digunakan.
“Kemudian kami temukan mereka di daerah Kota Bandung, tepatnya di sebuah mushala di dalam sekolah,” ujarnya.
Niko menyebut saat ini pihaknya masih mendalami motif pelaku yang juga masih berusia di bawah umur, sementara korban telah dijemput oleh orang tuanya dalam kondisi selamat.
“Keterangan pelaku yang masih di bawah umur terus kami dalami. Berkaitan dengan pelaku, kami pastikan sampai saat ini hanya satu orang. Adapun orang dewasa yang bersama korban dan pelaku, itu pengemudi ojek daring,” katanya.
Baca Juga: KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan memperhatikan status pelaku yang masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
KPK Kejar Bukti Baru, Pegawai Lippo Cikarang Diperiksa Terkait Suap Ade Kunang
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
20 Tahun Lolos, 'Ki Bedil' Sang Maestro Senpi Ilegal Jawa Barat Akhirnya Diringkus Bareskrim
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Warga Bogor-Depok dan Bandung Raya Siap-Siap, Teknologi PSEL Bakal Lenyapkan Tumpukan Sampah
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor