SuaraJabar.id - Banjir dan tanah longsor dengan ketinggian beragam terjadi di sejumlah lokasi di Kota Depok, Jawa Barat sejak hujan deras mengguyur pada Selasa (31/12/2019) malam.
Informasi terkini becana banjir dan tanah longsor sesuai data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok tercatat ada 34 kejadian di sejumlah wilayah kota tersebut.
"Data peristiwa banjir dan tanah longsor yang kami terima ada 34 kejadian di seluruh Depok," kata kepala DPKP Depok, Gandara Budiana, kepada wartawan, Kamis (2/1/2020).
Kejadian ini kata dia, disebakan hujan deras yang menguyur Depok sejak pergantian malam tahun baru. Sehingga sungai dan saluran air meluap ke pemukiman warga .
"Kalau untuk kerugian belum diketahui," katanya.
Sementara itu, peristiwa longsor di RW02 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan berdampak pada 33 makam warga tersebut tertimbun longsor yang diduga akibat penyebabnya dari human eror. Hal itu dikatakan Danramil 05 Sawangan, Kapt Arm Erwin Syahputra.
"Untuk longsor dugaan penyebabnya karena human eror (proyek pengerjaan turap betonisasi) terjadi keretakan badan jalan, sehingga ditambah datangnya hujan mengakibatkan dinding jalan tergerus air," kata Erwin kepada wartawan.
Untuk itu ia meluruskan bahwa makam yang tertimbun material longsor itu tidak hilang. Akan tetapi kata dia, nyaris terbawa dorongan longsor dari dinding jalan.
"Gak hilang makamnya. Kami meluruskan soal berita (33 makam hilang) ini berdampak sosial besar. Jadi saya sedikit meluruskam," pungkasnya.
Baca Juga: Banjir Jakarta, Update Perjalanan KRL di Stasiun Depok Pagi Ini
Sebelumnya, peristiwa tanah longsor di RW02 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat berdampak pada 33 makam warga yang tertimbun material longsor akibat hujan deras.
Tak hanya longsor, jalanan yang menghubungkan Kecamatan Pancoran Mas dan Cipayung pun terputus.
"Ada 33 makam tertimbun tanah longsor informasinya. Termasuk makam mertua saya tertimbun, " kata Kusno.
Kejadian tanah longsor ini diketahui terjadi pada 03.00 WIB saat hujan deras berjam-jam.
"Baru kali ini terjadi peristiwa seperti ini yang menyebabkan sampai 33 makam hilang tertimbun tanah," tuturnya.
Kontributor : Supriyadi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Menetap Bersama Istri WNI di Cirebon, Warga Australia Kena Deportasi Gara-gara Ini
-
Waspada Abu Vulkanik! Pakar Paru UI Imbau Warga Lakukan Langkah Perlindungan Ini
-
Padamkan Kebakaran TPA Galuga, Helikopter TNI AU Diterjunkan Lakukan Water Bombing
-
TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian
-
6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes