SuaraJabar.id - Penyidik Polda Jawa Barat masih menyelidiki kasus kemunnculan Sunda Empire, Senin (3/2/2020). Polisi akan kembali memanggil sejumlah saksi ahli untuk dimintai pendapat terkait kasus Sunda Empire.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga menggatakan, untuk mendalami kasus, sebanyak tiga orang saksi ahli dari berbagai bidang keilmuan dipanggil, Senin (3/2/2020) besok.
"Senin minta keterangan ahli tata negara, sosiolog, dan psikolog untuk memeriksa tersangka," ujarnya, Minggu (2/2/2020).
Dia menyebutkan, sampai saat ini, sebanyak tujuh orang anggota Sunda Empire telah diperiksa. Sedangkan untuk hasil pemeriksaan, dia enggan untuk membeberkannya.
"Pemeriksaan terhadap tujuh anggota Sunda Empire sudah, hasilnya kita nanti sampaikan perkembangannya," kata Erlangga.
Terkait motif yang dilakukan oleh Sunda Empire, Erlangga mengaku belum adanya tindak pidana penipuan. Penyidik pun masih terus mendalaminya dengan sejumlah barang bukti yang ada saat ini.
"Terkait penipuan, sementara penyidik belum menemukan. Ini kan proses penyidikan sedang berjalan, bila ada temuan baru alat bukti baru penyidik akan tindaklanjuti dan kembangkan dari temuan yang sekarang sedang berproses," sebutnya.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah menetapkan tiga petinggi Sunda Empire sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong. Ketiganya yakni NB, RRN, dan KAR. Ketiganya oleh penyidik disangkakan dengan Pasal 14 dan 15 UU RI No.1 tahun 1946, dan terancam hukumana paling lama 10 tahun penjara.
Baca Juga: Soal Sunda Empire, Begini Tanggapan Pengamat Sepak Bola
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku