SuaraJabar.id - Informasi dugaan penculikan bayi di dalam mobil angkutan kota (angkot) jurusan Lebak Bulus-Parung viral di media sosial. Bayi yang berusia lima bulan itu diduga diculik seseorang dari sang ibu dengan cara hipnotis.
Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek Parung Kompol Puji Astono membenarkan adanya dugaan penculikan itu. Namun, proses penyelidikannya masuk ke wilayah hukum Polsek Pamulang.
"Kejadiannya wilayah Polsek Pamulang, kita dampingi laporan ke sana," kata Puji, Minggu (1/3/2020).
Menurut Puji, awalnya pihaknya mendapat laporan dari seorang wanita asal Jakarta Selatan berinisial AIP, yang ditemukan kebingungan karena tanpa disadari dirinya berada di wilayah Parung, Kabupaten Bogor.
Menurut keterangan wanita itu, dirinya berangkat dari tempat tinggalnya di daerah Pesanggrahan Jakarta Selatan dengan menggunakan angkutan umum bersama dengan bayinya menuju rumah saudaranya di Kemang, Kabupaten Bogor.
Saat dalam perjalanan di daerah Lebak Bulus-Tangerang, korban bersama dengan anaknya yang menaiki angkutan umum tersebut mengaku ada seseorang yang mengajak mereka bercanda.
"Tidak disadarinya pundak korban ada yang menepuk, dan korban terkejut bahwa dirinya sudah berada di sekitar Jalan Raya Pondok Cabe sendiri," katanya.
Saat ini, kasus tersebut sudah dilimpahkan dan masih dalam penyelidikan di Polsek Pamulang.
"Hasil pemeriksaan dan pengecekan lokasi, anggota kami diketahui bahwa dugaan kasus penculikan ini masuk wilayah Polsek Pamulang dan sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya lagi.
Baca Juga: Viral Video Penculikan di Terminal Induk Bekasi, Polisi: Hoaks Itu
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Petugas Kesulitan Evakuasi 8 Makam yang Terkikis Longsor di Pinggir Sungai
-
Gagal Umrah karena Moratorium Arab, Caloh Jemaah Bogor Menangis
-
Bikin Merinding! Banyak Mayat Hanyut di Bogor Akibat Tanah Longsor
-
Sudah Pulang ke Bogor, Penghina Wali Kota Surabaya Akui Masih Trauma
-
Diprotes soal Banjir Kiriman, Bupati Bogor: Kita Belum Diundang Pak Anies
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Polda Jabar Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal Berkapasitas 8 Juta Butir per Hari
-
UI Hubungkan Inovasi Mahasiswa dengan Tata Kelola AI dan Kebutuhan Industri
-
Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki