SuaraJabar.id - Sebanyak delapan makam yang berada di Kampung Nangerang, Ranggamekar, Bogor Selatan, Kota Bogor direlokasi. Langkah tersebut dilakukan menyusul longsor yang terus mengikis area pemakaman hingga menyebabkan beberapa kuburan hanyut ke aliran kali di bawahnya.
Dari pantauan Suara.com, relokasi berjalan cukup sulit lantaran petugas BPBD Kota Bogor dibantu warga harus menggunakan teknik vertical rescue dari atas ketinggian tebing sekitar 15 meter. Belum lagi kondisi cuaca hujan yang mempersulit petugas untuk proses relokasi.
"Informasi warga memang sudah beberapa kali terjadi longsor. Bahkan, ada makam juga yang terbawa aliran sungai Cipinang Gading di bawahnya. Tetapi dalam kejadian kemarin terdata sekitar 10 makam yang terbawa dan delapan makam terancam," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di lokasi, Jumat (28/2/2020).
Oleh kerena itu, pihaknya melakukan relokasi makam yang terancam longsor ke tempat aman. Namun, tambah Bima, sebelum relokasi pihaknya telah berkoordinasi dengan RT RW hingga ahli waris.
"Untuk itu, hari ini Pemkot Bogor, BPBD, muspika dibantu warga, merelokasi sejumlah makam yang posisinya sangat rawan dan kritis. Tadi sudah kebumikan kembali tiga jenazah, satu teridentifikasi almarhum Apud, tadi keluarganya ada. Hari ini delapan yang direlokasi, tidak menutup kemungkinan akan bertambah berdasarkan perhitungan lokasi yang rawan. Kita geser ke tempat yang aman," jelasnya.
Di sisi lain, Bima terus mengimbau kepada jajarannya untuk terus siaga terhadap wilayah yang rawan longsor mengingat bebarapa hari ini kondisi cuaca di Kota Bogor kerap diguyur hujan cukup lebat.
"Sosialisasi jalan terus oleh aparat. Kita inginnya tidak ditinggali. BPBD juga terus memonitor karena intensitas hujan masih akan terjadi," pungkasnya.
Sebelumnya, empat makam di Kampung Nangerang, Ranggamekar, Bogor Selatan, Kota Bogor terbawa hanyut ke aliran Kali Cipinang Gading pada Kamis (27/2/2020). Makam tersebut berada di atas tebing yang terkikis aliran air hingga terbawa longsor.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Evakuasi Makam Terdampak Tanah Longsor
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri