Andi Ahmad S
Senin, 01 Juni 2026 | 23:08 WIB
Timnas Putri Indonesia gagal raih medali perunggu. (Instagram/@timnasindonesia)
Baca 10 detik
  • Timnas Putri Indonesia akan melawan Singapura dan Kamboja dalam Garuda Championship Series pada Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung.
  • PSSI memutuskan pertandingan berlangsung tanpa penonton karena kendala fasilitas keamanan dan tidak adanya penjualan tiket untuk umum.
  • Pendukung tetap dapat menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan Timnas Putri Indonesia secara daring melalui siaran langsung di televisi dan platform.

SuaraJabar.id - Pertandingan Timnas Putri Indonesia dalam Garuda Championship Series Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton.

Dalam ajang Garuda Championship Series nanti, Timnas Putri Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada Rabu 3 Juni 2026 pukul 19.00 WIB.

Selanjutnya, skuad Garuda Pertiwi akan berhadapan dengan Kamboja pada Selasa 9 Juni 2026 pukul 15.30 WIB.

Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, mengatakan pada dua pertandingan tersebut, tidak ada penjualan tiket bagi publik karena pertimbangan aspek keamanan dan keterbatasan fasilitas pendukung.

Meski demikian, dirinya mengatakan para pendukung Garuda Pertiwi tetap dapat mengikuti jalannya pertandingan melalui tayangan siaran langsung.

"Kedua pertandingan Timnas Putri, PSSI tidak membuka penjualan tiket karena keterbatasan fasilitas penunjang keamanan," kata Vivin, Senin (1/6/2026).

"Garuda Fans tetap dapat menyaksikan secara langsung melalui tayangan live di Indosiar, Vidio.com, dan FIFA+," ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Timnas Putri Indonesia memiliki modal cukup bagus untuk menghadapi dua pertandingan Garuda Championship Series.

Sebelumnya pada FIFA Women’s Series 2026 yang berlangsung di Thailand pada April lalu, Indonesia sukses menutup turnamen dengan kemenangan 4-2 atas New Caledonia.

Baca Juga: Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang

Hasil maksimal pada pertandingan tersebut, menjadi bekal penting bagi Isa Warps dan kawan-kawan guna melanjutkan tren positif.

Kontributor : Rahman

Load More