SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan imbauan terkait dua warga Depok positif terinfeksi virus corona. Ia juga menyatakan bahwa rumah yang bersangkutan telah diisolasi.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Ridwan Kamil membenarkan bahwa dua warga Depok terjangkit virus corona.
Ia juga mengaku telah berhubungan dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melalui sambungan telepon terkait hal tersebut.
"Presiden Jokowi baru saja mengumumkan berita terkait 2 WNI yang positif terdampak vorus covid-19 atau corona virus. 2 WNI tersebut diduga terdampak dari Warga Jepang saat close contact di Jakarta," tulis Ridwan, Senin (2/3/2020).
Ia melanjutkan, "Kedua warga tersebut berdomisili di Depok. Bapak Menteri Kesehatan dalam sambungan telepon meyakini bahwa virus corona tidak ada di rumah mereka atau di lingkungan domisili mereka di Depok. Semoga benar adanya. Situasi saat ini, rumah yang bersangkutan sudah diisolasi".
Dalam unggahan yang menunjukkan tangkapan layar berbagai judul berita terkait dua warga negara Indonesia (WNI), Ridwan Kamil juga memberikan imbauan kepada warganya.
Kang Emil, sapaan Ridwan, mengimbau, "Kepada kita semua, mari saling mengingatkan untuk jaga kesehatan dan kebugaran fisik kita agar imunitas tubuh selalu kuat".
Selain itu ia juga meminta warganya segera melapor ke Rumah Sakit terdekat jika mengalami atau melihat orang terdekat menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak nafas bersamaan.
Ridwan Kamil menegaskan, "Pemerintah pusat dan daerah sudah menyiapkan fasilitas isolasi yang baik dan berstandar WHO di banyak rumah sakit. Pintu masuk ke wilayah NKRI juga sudah dari awal tahun diperketat dengan thermal scanner untuk memastikan kita bisa mendeteksi dengan baik".
Baca Juga: Undang Gelak Tawa, Inilah 8 Meme Kocak usai Barcelona Dibungkam Real Madrid
"Jangan lupa saling mendoakan agar kita dijauhkan dari marabahaya," pungkasnya.
Pantauan Suara.com, unggahan Ridwan Kamil ini dalam waktu kurang dari 15 menit sejak diunggah telah mendapatkan lebih dari 16 ribu like.
Warganet juga memberikan lebih dari 500 komentar di sana. Beberapa netizen memberikan pertanyaan di unggahan tersebut.
"Pak kenapa orang Jepang-nya tidak terdeteksi sewaktu di bandara?" tanya @fennyfebrii.
"Pak kenapa identitas (pasien) tidak diberitahu?" tulis @wimbawisesa.
"Mana yang bilang orang Indonesia kebal Corona?" komentar dari akun @djoko47.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Positif Covid-19, IDI Minta Pemerintah Segera Lakukan 2 Hal Ini
-
DPR Desak Menkes Perintahkan Seluruh RS dan Puskesmas Lakukan Screening
-
2 Warga Depok Kena Virus Corona, Terawan Meluncur ke RSPI Sulianti Saroso
-
2 WNI Positif Virus Corona, Faizal: Menkes Selama ini Tidak Jujur
-
Indonesia Positif Corona Covid-19, 2 Pasien Dirawat di RSPI Sulianti Saroso
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Predator Anak Menghantui Cianjur: Polres Buka Posko Laporan, Diduga Korban Lebih dari 10 Orang
-
Bupati Karawang Tegaskan Moratorium Perumahan: Tak Ada Izin Baru Sampai Tata Ruang Beres
-
Praktik Curang Masih Bayangi Pilkada Langsung, PSI Dorong Pelonggaran Syarat Pencalonan
-
Analisis Maulana Sumarlin: Membedah Filosofi Kesetiaan Total Polri di Bawah Presiden