SuaraJabar.id - Warga Perumahan Studio Alam, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat diminta tidak keluar rumah selama 14 hari karena salah satu warga di sana terinfeksi virus corona. Imbauan itu disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Mereka diminta di dalam rumah saja mulai Selasa, (3/3/2020) besok. Dinkes Kota Depok akan menerjunkan petugas medis untuk mengecek seluruh warga yang ada di komplek Perumahan tersebut.
"Diharapkan tidak beraktivitas dan di dalam rumah saja. Kalau memang tidak terlalu penting untuk keluar rumah," kata Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono kepada wartawan di Balai Kota Depok, Senin (2/3/2020).
Petugas akan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) untuk memeriksa memantau semua warga. Selain itu suhu tubuh warga akan diperiksa pagi dan sore hari.
"Dari hari in selama 14 hari ke depan sejak hari ini," kata Sidik.
Himbauan ini dilakukan bukan untuk menakut-nakuti warga justru untuk meminta kesadaran warga agar menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran Corona meluas. Selama 14 hari ke depan, Sidik mengatakan pihaknya akan melakukan monitor terhadap warga agar jika ada gejala-gejala tertentu, dapat segera ditangani.
"Kalau nanti ngga ada gejala ya alhamdulilah," papar Sidik.
Sidik mengatakan, warga di sekitar komplek tempat korban tinggal ternyata ada beberapa warga yang sudah berinteraksi, karena kekeluargaan jadi warga datang menjenguk di rumah dua orang positif Corona itu. Sementara saat warga datang menjenguk ke rumah korban, korban diketahui belum terindikasi virus Corona.
"Saya dapat keterangan dari ketua RT setempat. Bahwa pada hari Minggu (1/3/2020), ada empat orang warga yang menjenguk pemilik rumah positif Corona. Saya sampaikam ke pak RT, tolong warga yang kemarin hari Minggu diisolasi sementara selama 14 hari," pungkas Sidik.
Baca Juga: Warga Depok Kena Corona saat Acara Dansa, Manajer Amigos Buka Suara
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Warga Depok Kena Corona saat Acara Dansa, Manajer Amigos Buka Suara
-
Bos BI Sebut Dampak Ekonomi Akibat Corona hanya di Februari dan Maret
-
Indonesia Positif Corona, Anies Minta Warga Rajin Cuci Tangan
-
Jepang Tunda Kedatangan Tim Indonesia soal Olimpiade 2020, Ada Apa?
-
6 Pasien Corona Sembuh, Dua Tenaga Medis China Menari di Depan RS
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga