SuaraJabar.id - Seorang pria warga Kota Depok berusia 26 tahun yang diduga terinfeksi Virus Corona, sudah berada di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso Jakarta usai dilakukan pemeriksaan oleh pihak RSUD Depok.
Pernyataan tersebut disampaikan Humas RSUD Depok Hadi kepada wartawan saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2020).
"Sudah dibawa ke RSPI. Tinggal di Depok tapi ber-KTP Jakarta. Di RSUD, kami sudah lakukan yang dianjurkan Kemenkes RI."
Hadi mengemukakan, berdasar pengakuan pasien yang diperiksa di RSUD Depok, yang bersangkutan mengaku sebulan lalu baru kembali dari China dan mengalami sakit seperti gejala Virus Corona.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, RSUD saat ini telah merawat satu pasien dari RSPI Jakarta yang dinyatakan negatif Virus Corona. Satu pasien itu merupakan pembantu atau ART dua warga positif Corona.
"Satu orang masih kita observasi," kata Hadi.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono mengatakan, ada empat warga perumahan yang berinteraksi dengan warga positif Corona. Empat orang tersebut sudah dilakukan observasi oleh Dinas Kesehatan dan pihak Pemprov Jawa Barat akan memeriksa hasilnya di labotorium.
"Mereka yang kontak langsung. Sebenarnya kalau gak sakit, gak masalah. Saya himbau makan yang banyak dan jaga kesehatan," katanya.
Untuk diketahui, dua Warga Depok positif terinfeksi Virus Coroan. Keduanya merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun. Sang anak yang berprofesi sebagai guru dansa itu tertular dari rekan dansanya yang merupakan WN Jepang yang berdomisili di Malaysia.
Baca Juga: Sebut Corona Bisa Menyebar Melalui Udara, MUI Minta Tabligh Akbar Ditunda
Saat ini, WN Jepang tersebut juga dinyatakan positif virus corona dan menjalani perawatan di Malaysia. Kedua WNI positif virus corona sedang menjalani perawatan isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Sebut Corona Bisa Menyebar Melalui Udara, MUI Minta Tabligh Akbar Ditunda
-
Diduga Corona, Buruh Restoran China di Cianjur Sentuhan dengan Orang Asing
-
DPR Menilai Pemerintah Indonesia Belum Perlu Berlakukan Travel Ban
-
Bunuh 2 Penjaga Blokade Virus Corona, Pemuda China Dihukum Mati
-
Bukan Pria, Media Jepang Sebut WNI Tertular Corona dari Seorang Wanita
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa