- Pria berinisial B membacok kerabatnya bernama Riki Ardiansyah menggunakan golok di Garut pada Senin, 3 Agustus 2026.
- Korban menderita luka berat di kepala, wajah, dan pinggang sehingga harus dirawat di RSUD dr. Slamet Garut.
- Polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan di sebuah perkebunan jagung atas dugaan motif dendam pribadi.
SuaraJabar.id - Perselisihan pribadi berujung aksi pembacokan terjadi di Kampung Salagedang, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Seorang pria paruh baya berinisial B ditangkap polisi setelah diduga membacok kerabatnya sendiri hingga mengalami luka berat.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban, Riki Ardiansyah (44), diserang saat berada di kediamannya hingga mengalami luka robek di bagian kepala, wajah, dan pinggang akibat sabetan golok.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada motif dendam yang dipicu perselisihan pribadi antara pelaku dan korban yang masih memiliki hubungan keluarga.
"Sebelum kejadian, keduanya diduga sempat terlibat percekcokan. Pelaku kemudian pulang ke rumah mengambil sebilah golok, lalu kembali mendatangi korban dan melakukan penyerangan," kata Susilo melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Selasa (4/8/2026).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek pada wajah, kepala bagian kiri dan belakang, serta pinggang sebelah kiri.
"Korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Slamet Garut guna mendapatkan perawatan medis darurat," ujarnya.
Usai melakukan penganiayaan, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di kawasan perkebunan jagung tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Modus Ancaman dan Iming-iming Uang, Polisi Bongkar Aksi Bejat Kakek A Terhadap Bocah 11 Tahun
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku. B ditangkap tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya dan langsung dibawa ke Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk melengkapi alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi serta motif penganiayaan secara menyeluruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
-
Polisi Sita 18 Motor Curian, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Rakitan Dibekuk di Sumedang