SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Kepolisian Jawa Barat mengurangi pemberian izin keramaian selama Jawa Barat berstatus siaga virus corona. Izin keramaian itu utamanya terkait pengerahan banyak massa di satu tempat.
Ridwan Kamil juga mengimbau kepada kepolisian agar meninjau ulang terkait pelaksanaan acara yang bersifat umum dan melibatkan banyak orang.
"Di sini juga hadir dari kepolisian, saya imbau terkait izin keramaian di tempat umum, mungkin saatnya kita kurangi atau untuk menghindari acara yang ada kepadatan manusia," kata dia pada Rapat Pimpinan Tentang Penanganan Kebencanaan dan Pencegahan Covid-19 di Gedung Sate Bandung, Selasa (3/3/2020).
Selain itu, Ridwan Kamil juga meminta kepolisian melakukan inspeksi mendadak ke pabrik-pabrik pembuat masker untuk memastikan kualitas masker, karena ada indikasi pemalsuan masker yang dijual di masyarakat.
Ridwan Kamil juga melarang sekolah di Jawa Barat melakukan studi banding atau berpergian keluar provinsi. Larangan ini untuk mencegah para siswa terinfeksi virus corona. Keputusan tersebut diambil oleh Ridwan Kamil menanggapi pertanyaan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dewi Sartika.
"Dalam waktu dekat ini bakal ada kunjungan dari Malaysia ke dua SMA di Kota Bandung. Untuk izin kunjungan ini bagaimana? Apakah dibatalkan atau bagaimana? Kemudian ada beberapa sekolah yang akan studi banding ke Bali, apakah ini ada izin tertentu atau bagaimana Pak Gubernur? Mohon arahannya," kata Dewi Sartika.
"Ibu (Kadisdik Jabar) cek kalau tidak ada urgensi, saya kira tidak usah dulu. Termasuk ke Bali," kata Ridwan Kamil menjawab pertanyaan Kadisdik Jabar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Iming-iming 'Dimudahkan Rezekinya', Modus Guru Ngaji Pelaku Pencabulan di Sukabumi
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah