Anis yang langsung mendatangi keluarga tersebut tak kuasa saat melihat mereka menangis mendengar kabar itu. Ia membayangkan bagaimana kondisi mental mereka ke depan mengingat apa yang terjadi pada pasien kasus satu dan kasus dua. Sepanjang jalan, Anis berusaha untuk menahan air matanya agar tak keluar. Namun, usaha itu gagal tepat saat ia sampai di rumah. Ia menangis sejadi-jadinya, berusaha menumpahkan segala emosi dan pikiran. Suami Anis juga drop dan anak pertama mereka berlari menangis di kamar.
"Kok ujungnya seperti ini ya?" ujar Teguh, suami Anis. Jantungnya berdebar dengan kencang sehingga ia memutuskan untuk menghabiskan sisa hari Jumat itu dengan beristirahat sambil menonton Stand Up Comedy.
Anis yang menyaksikan musibah ini datang bertubi-tubi hanya bisa bergumam. Ia marah bukan kepada siapapun melainkan pemerintah. Ia merasa cara pemerintah menyikapi wabah ini sangat tidak manusiawi.
"Pemerintah lupa bahwa di balik pasien-pasien yang diumumkan adalah manusia yang memiliki hati dan rasa. Kami melihat penanganan corona ini tidak menggunakan hati," tulis Anis.
Hari Minggu siang (8/3/2020), Anis kembali mengalami demam tinggi sampai 39 derajat celcius. Ia merasa lemas dan kelelahan. Untuk menghibur diri, ia lantas ikut menyaksikan tayangan Stand Up Comedy yang tempo hari berhasil membuat suaminya merasa sedikit terhibur. Humor memang tak bisa mengobati penyakit, tetapi setidaknya humor bisa mengobati luka hati dan pikiran. Ia lantas terpikir bagaimana jika warga RT di perumahannya menonton Stand Up Comedy bersama agar energi baik kembali menyapa mereka.
Meski lelah, ia merasa gembira mengetahui kabar perkembangan pasien kasus satu dan kasus dua yang terus membaik. Ia mengakhiri tulisan itu dengan nada optimis dan sedikit satir, menyadur apa yang diucapkan oleh Dilan kepada Milea.
"Jadi RT itu berat, kamu enggak akan kuat," tulisnya disertai emoji tersenyum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi
-
Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi
-
Persib Ukir Sejarah di Australia
-
Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman