SuaraJabar.id - Yane Ardian, istri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengirimkan surat ke sang suami yang tengah diisolasi karena positif virus corona. Yane mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Bogor atas doa dan perhatiannya untuk Bima Arya Sugiarto.
Bahkan dalam surat tersebut, Yane menyebut virus corona sebagai makhluk mungil.
"Allah Maha Baik dengan menitipkan ujian ini kepada kami. Kang Bima sebagai pemimpin sudah bekerja keras memberikan sosialisasi dan pelayanan maksimal untuk masyarakat Bogor, terkait makhluk mungil ini (virus Corona). Saat ini waktunya Kang Bima untuk istirahat sejenak, melawan makhluk mungil yang sedang mengganggu kesehatannya," kata Yane Ardian dalam pernyataan tertulisnya, di Bogor, Jumat (20/3/2020).
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dirawat di ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor setelah dinyatakan positif virus corona (COVID-19), sejak Kamis (19/3) malam. Menurt Yane, kondisi Bima Arya saat ini harus menjadi kepedulian bagi seluruh warga Kota Bogor.
"Karena siapapun bisa kena. Makhluk mungil yang hanya berukuran sekitar 100 nanometer itu ditakuti semua orang, termasuk saya," kata Yane.
Dibandingkan dengan virus-virus lainnya, menurut dia, virus corona ini tidak memiliki daya bunuh sebesar virus lainnya, tapi cara kerjanya masif.
"Makhluk mungil ini sebenernya nggak cocok sama iklim di negara kita, makanya masuk ke Indonesia agak ketinggalan," katanya.
"Tapi dia (virus corona) pinter, meskipun awalnya nggak cocok dengan iklim Indonesia, dia terus belajar dan beradaptasi. Akhirnya makhluk kecil itu berhasil memenjarakan jutaan orang," sambungnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor ini juga menyebut, keberadaan makhluk mungil ini di tengah masyarakat tidak main-main.
Baca Juga: Bupati Banyumas Pakai Ciu untuk Cuci Tangan Agar Steril dari Virus Corona
"Bahkan konon, keberadaannya saat ini masih belum seberapa. Puncaknya sekitar bulan April atau Mei," katanya.
Kalau melihat warga yang masih abai terhadap virus corona ini, Yane menyatakan, merasa sedih.
"Jangankan sujud dan berdoa, tapi masih banyak bepergian di tempat-tempat keramaian dan masih ketawa-ketawa," katanya.
Melalui pernyataan tertulisnya, Yane juga mengimbau seluruh warga Kota Bogor untuk sementara tinggal di rumah.
"Mari sama-sama disiplin, menjaga diri dan mengikuti arahan Pemerintah untuk sementara tinggal di rumah. Perbanyak berdoa dan berdzikir, memohon pertolongan dari Allah," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bupati Banyumas Pakai Ciu untuk Cuci Tangan Agar Steril dari Virus Corona
-
El Rumi: Hand Sanitizer dan Masker Sudah Langka di London
-
Jokowi Minta APBN dan APBD Disunat untuk Wabah Virus Corona
-
Anies Gelar Operasi Pasar di Tengah Wabah Virus Corona
-
Tekor Akibat Virus Corona, Tim Asal Swiss Ini Depak Sembilan Pemain
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Garut-Bandung Macet Horor! 5 Ribu Kendaraan Padati Leles, Polisi Tarik-Ukur Skema Buka Tutup
-
Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor
-
Bayar Karcis Tapi Lepas Tangan Nyawa Melayang? Dispar Usut Tiket "Siluman" Pantai Tenda Biru
-
Terbongkar! Ini Biang Kerok Macet Horor Cikidang-Palabuhanratu, Bukan Sekadar Volume Kendaraan
-
Terjebak Macet One Way di Bawah Terik Matahari, Bayi 11 Bulan Dievakuasi Polwan ke Posko