SuaraJabar.id - Salah satu lokasi wisata terbesar di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor yaitu Taman Safari Indonesia (TSI) ditutup sementara. Penutupan itu terhitung mulai 23 Maret hingga 3 April 2020.
"Betul, TSI ditutup untuk sementara," kata Humas TSI Bogor Yulius H. Suprihardo, dikonfirmasi, Minggu (22/3/2020).
Yulius menambahkan, penutupan sementara tersebut dalam rangka mengikuti imbauan dari pemerintah untuk mencegah resiko penyebaran virus corona di tempat keramaian salah satunya lokasi wisata.
"Tujuannya untuk pencegahan penyebaran virus ditempat tempat ramai yang berpotensi menularkan antar manusia," jelasnya.
Baca Juga: Bupati Banyumas Sebut 2 Warganya Positif Corona, Satu Meninggal di Jakarta
Selama ditutup, pihaknya tetap merawat seluruh satwa di TSI Bogor dan juga melakukan upaya pencegahan resiko penyebaran virus corona dengan menyeprotkan cairan disinfektan di titik tertentu.
"Kami tetap melakukan perawatan terhadap satwa-satwa kami juga mmeningkatkan kebersihan dengan melakukan penyemprotan disinfektan," tandasnya.
Sekedar infomasi, di Kabupaten Bogor tercatat sudah ada 6 pasien positif terpapar virus corona atau covid-19. Salah satu di antaranya meninggal dunia.
Lalu jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 109 orang, 90 di antaranya sudah dinyatakan sehat. Terakhir, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 36 orang, 18 orang di antaranya sudah sehat.
Kontributor : Zian Alfath
Baca Juga: Beredar Video Petugas Medis Evakuasi Penumpang Bus Meninggal, Ini Faktanya
Berita Terkait
-
Viral Pengunjung Taman Safari Turun dari Mobil, Nekat Dekati Kandang Singa
-
Menikmati Sejuknya Enchanting Valley, Destinasi Wisata Baru di Kawasan Puncak
-
Diduga Keracunan Makanan di Taman Safari Indonesia, Sejumlah Wartawan Alami Gejala Muntah Hingga Diare
-
Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19
-
Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar