SuaraJabar.id - Jantung Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Gatot Tjahjono sempat kembali berdetak setelah dokter menyataka dia meninggal dunia. Namun yang terbaru, Gatot dipastikan meninggal dunia.
Meninggalnya Gatot telah terkonfirmasi dari rekan politisinya, Anggota DPRD Jawa Barat dari PDIP, Abdy Yuhana.
"Innalillahi wa inna ilaihi raa'jiuun. Allahumaghfirlaha warhamha warhamha wa'afihi wa'fuanha. Turut berdukacita yg mendalam atas meninggalnya Mas Gatot Tjahyono semoga diterima Iman Islamnya dan amal solehnya serta kembali husnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan tawakal aamiin," kata Abdy saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).
Kematian Gatot telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Abdy mendapat kabar duka itu, setelah mendapat telepon dari adik almarhum.
"Tadi adiknya (Pak Gatot) Pak Chaerul telepon, Pak Gatot menghembuskan nafas terakhirnya, setelah didatangi oleh putrinya," kata Abdy.
Sebelumnya, Gatot sempat dinyatakan meninggal dan kembali hidup. Abdy menyebutkan Gatot kembali bernafas setelah jantungnya sempat dinyatakan berhenti.
"Setelah dapat konfirmasi dari pihak keluarga, dokternya menyatakan hidup lagi. Artinya, jantung dan nadinya berdetak lagi yang tadinya sudah berhenti,” kata Abdy.
Kabar Gatot meninggal, beredar pada pukul 20.18 WIB, pada Jumat (27/3/2020). Pesan yang membawa kabar duka itu, menyebutkan kalau Gatot telah meninggal dunia. Namun kabar tersebut, akhirnya terbantah setelah tim dokter dari RSHS, yang menangani Gatot, menyebutkan jantung Gatot dalam keadaan berdenyut kembali.
Abdy tidak mengetahui, apa sakit yang diderita oleh rekannya itu. Yang dirinya tahu, Gatot dirawat setelah ikut kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jabar di Karawang.
Baca Juga: Gubernur se-Jawa Kompak Larang Mudik saat Wabah Corona, Minus Banten
Kegiatan itu sudah dinyatakan sebagai klaster penyebar virus corona oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Tokoh Dunia Berbelasungkawa atas Wafatnya Ibunda Presiden Jokowi
-
Minibus Nyebur ke Selokan di Garut, Satu Penumpang Tewas
-
Kanker Tenggorokan Ibunda Jokowi, Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Corona
-
Kenangan Wali Kota Solo ke Sudjiatmi, Disuruh Jangan Berantem dengan Jokowi
-
Wafat di Usia Ke-77, Ini Sosok Ibunda Jokowi di Mata Menko Kemaritiman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba