SuaraJabar.id - Tim Satgas Khusus Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat merilis penambahan jumlah pasien positif virus corona bertambah jadi 2 orang.
Perwakilan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengatakan, warga yang positif terbaru ini adalah seorang balita berjenis kelamin perempuan berusia 3,5 tahun berinisial NH.
NH dan ibunya diduga melakukan kontak langsung dengan seorang warga yang baru pulang umrah. Bayi tersebut saat ini diisolasi rumahnya dan akan secepatnya mendapatkan penanganan medis.
"Sempat 14 Maret dibawa ke dokter dan membaik tapi hasil uji lab semalam bayi itu positif corona. Sementara Ibu NH dan keluarganya kami tetapkan statusnya menjadi orang dalam pemantauan (ODP), ujar Wahyu, sebagaimana dilansir Ayobandung.com, Rabu (1/4/2020).
Sementara jumlah ODP bertambah 18 dari sebelumnya 166 menjadi 184 orang. Begitu juga pasien dalam pemantauan (PDP) yang bertambah 1 dari sebelumnya 4 menjadi 5 orang.
"Perkembangan hari ini dapat disimpulkan positif 2, ODP 148, dan PDP 5 orang," katanya.
Selain itu, Tim Satgas Covid-19 Purwakarta mengumumkan hasil rapid test yang dilakukan pada Selasa (31/3/2020) terhadap 32 orang. Di mana hasilnya semuanya negatif.
"Rapid test akan dilakukan satu hari lagi pada beberapa hari kemudian," katanya menambahkan.
Baca Juga: Bupati: Purwakarta Tidak akan Lockdown karena Corona
Berita Terkait
-
Sembuh dari Corona Covid-19, Pangeran Charles: Saya Beruntung
-
Resmi! Mulai Hari Ini Orang Asing Dilarang Masuk ke Indonesia
-
Ketum PSSI Ajak Insan Sepak Bola Antisipasi Wabah Virus Corona
-
Bupati Bogor Tolak PNS Bergaji Kecil Disuruh Sumbang Penanganan Corona
-
Jawa Timur Butuh 3.200 APD Virus Corona Tiap Hari
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas