SuaraJabar.id - Sebanyak 223 warga Jawa Barat positif virus corona. Data warga Jawa Barat terinfeksi virus corona itu diupdate oleh pemerintah pusat, Kamis (2/4/2020) sore.
Per hari ini warga Jawa Barat positif virus corona bertambah 15 orang. Sementara ada 25 orang meninggal dunia. Sementara itu ada 11 orang dinyatakan sembuh.
Angka kasus positif virus corona Covid-19 kembali bertambah. Total ada 1.790 pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Artinya, ada penambahan sebanyak 133 kasus baru. Jumlah tersebut merujuk pada data hari Kamis (2/4/2020).
"Yang kami catat terhitung tanggal April sampai dengan April 2020 pukul 12.00 WIB, ada penamabahan kasus konfirmasi positif 113, total 1.790 kasus baru," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Kamis sore.
Untuk data pasien yang dinyatakan sembuh dan negatif dari Covid-19 jumlahnya juga bertambah. Tercatat, ada penambahan sebanyak 9 pasien sembuh sehingga totalnya menjadi 112 pasien.
"Kemudian ada 9 pasien yang sudah sembuh, jadi 112 pasien," sambungnya.
Yurianto menambahkan, angka kematian buntut dari virus mematikan ini jumlahnya juga bertambah. Tercatat ada tambahan 13 pasien meninggal sehingga totalnya menjadi 170 orang.
"Ada laporan kematian sebanyak 13 orang, sehingga jumlah total 170 orang," papar Yurianto.
Berkenaan dengan hal tersebut, Yurianto meminta agar masyarakat bisa turut berperan menekan penularan Covid-19. Dirinya juga meminta masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah seperti rajin cuci tangan, jaga jarak, dan hindari keramainanya.
Baca Juga: Data Nasional Corona RI 2 April: 13 Orang Meninggal, 9 Pasien Sembuh
"Tidak hentinya kami mengingatkan kembali, jaga jarak kontak sosaual paling tidak dua meter. Ini bukan berarti menghentikan komunikasi. Namun, mengatur jarak. Hindari kebiasaan menyentuh wajah pada saat tangan tidak dalam keadaan bersih. Tetap aman dan profuktif di rumah.," tutupnya.
Berikut data lengkap pasien positif virus corona di setiap daerah:
- Aceh 5 orang
- Bali 25 orang
- Banten 164 orang
- Bangka Belitung 2 orang
- Bengkulu 1 orang
- Yogyakarta 27 orang
- Jakarta 897 orang
- Jambi 2 orang
- Jawa Barat 223 orang
- Jawa Tengah 104 orang
- Jawa Timur 104 orang
- Kalimantan Barat 10 orang
- Kalimantan Timur 21 orang
- Kalimantan Tengah 9 orang
- Kalimantan Selatan 8 orang
- Kalimantan Utara 2 orang
- Kepulauan Riau 7 orang
- Nusa Tenggara Barat 6 orang
- Sumatera Selatan 11 orang
- Sumatera Barat 8 orang
- Sulawesi Utara 3 orang
- Sumatera Utara 22 orang
- Sulawesi Tenggara 3 orang
- Sulawesi Selatan 66 orang
- Sulawesi Tengah 2 orang
- Lampung 8 orang
- Riau 7 orang
- Maluku Utara 1 orang
- Maluku 1 orang
- Papua Barat 2 orang
- Papua 10 orang
- Sulawesi Barat 1 orang
Dalam Proses Verifikasi di Lapangan 28 orang
Total 1790 orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kawal PPDB Jabar, Iwan Suryawan Janji 'Pelototi' Anggaran Sekolah Swasta Gratis
-
Pengamat Apresiasi Langkah Penguatan Tata Kelola BUMN demi Efisiensi dan Transparansi
-
Libur Idul Adha, Pantai Anyer Diserbu Ribuan Wisatawan
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA