SuaraJabar.id - Seorang pemuda bernama Ahamd Fauzi (23) tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dibacoki oleh orang tak dikenal di kolong Flyover Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (5/4/2020) pagi. Fauzi tewas setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Ananda.
Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan kejadian bermula ketika korban dan rekannya sedang meinkmati hidangan kopi di warung kopi.
Tiba-tiba, datang segerembol orang yang langsung melakukan penyerangan terhadap korban.
“Langsung dikeroyok dan ada yang membawa senjata tajam. Korban dibacok bagian punggung hingga menembus ke paru-paru,” kata Erna kepada Suara.com, Minggu (5/4/2020).
Berdasarkan keterangan rekan korban, para pelaku itu datang menggunakan sepeda motor dengan berboncengan, jumlahnya sekitar 30 orang. Setelah melakukan aksi brutalnya, para pelaku melarikan diri ke arah DKI Jakarta.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman mengenai penyerangan secara tiba-tiba. Namun, Erna menduga kuat bahwa aksi brutal itu dilakukan bukan karena motif balas dendam melainkan mencari sensasi.
“Mau disebut kelompok jagoan, kita masih dalami kasus ini dan doakan segera tertangkap semua pelakunya,” katanya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Keroyok 2 Pemuda karena Tak Terima Diteriaki Klitih, 6 Warga Sleman Dibekuk
Berita Terkait
-
Kakak Pramuka Pembunuh Siswi SMP Akui 2 Kali Perkosa Korban Sebelum Dibunuh
-
Pelaku Pemerkosa dan Pembunuhan Keji Siswi SMP di OKU Ditangkap Polisi
-
Geng Rakyat Selow Pembunuh Sadis Penjaga Klontong Depok Ditangkap
-
Bunuh Pemilik Warung, Pria Mabuk Tak Mempan Dibacok dan Ditombak Warga
-
Tragis, Dokter Dibunuh Pacar Sendiri Karena Dituduh Menulari Corona
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok