SuaraJabar.id - Pasien positif virus corona di Jawa Barat tembus 343 Orang, Selasa (7/4/2020), Jumlah itu bertambah 80 orang perhari ini.
Sementara pasien sembuh virus corona bertambah 7 orang, menjadi 17 orang. Pasien positif virus corona meninggal sebanyak 29 orang.
Pasien positif virus corona di Indonesia mencatat 247 orang baru terinfeksi COVID-19, Selasa (7/4/2020). Jika ditotal, jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 berjumlah 2.738 pasien.
Jumlah tersebut diketahui seusai pemerintah melakukan pemeriksaan dengan metode PCR.
"Kami dapatkan penambahan kasus konfirmasi pemeriksaan PCR, sebanyak 247 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganancovid-19 Achmad Yurianto Yuri dalam keterangan resminya di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa sore.
Hingga hari ini pemerintah telah memeriksa sebanyak 14.354 spesimen. Tentunya, proses pemerikaan itu dilakukan menggunakan metode PCR.
"Pada hari ini sampai pukul 08.00 WIB kami sudah lakukan pemeriksaan 14.354 spesimen untuk PCR real time," kata Yurianto.
Yurianto mengatakan, seluruh spesimen yang diperiksa itu berasal dari 300 lebih rumah sakit rujukan pemerintah. Misalnya, rumah sakit milik BUMN, TNI, Polri, maupun swasta.
"Ini dilaksanakan dari spesimen yang dikirim lebih 300 rs rujukan covid-19 baik rumah sakit pemerintah, RS BUMN, RS TNI maupun Polri, dan RS swasta," sambungnya.
Baca Juga: Tim Medis Covid-19 di Bandung Tidur di Hotel, Setiap Hari Dapat Jamu
Dari jumlah 247 kasus positif Covid-19 yang ditemukan hari ini, sebanyak 135 kasus berasal dari Provinsi DKI Jakarta. Selanjutnya, Provinsi Jawa barat berada di urutan kedua dengan temuan 80 kasus.
Selain itu, kasus positif Covid-19 yang ditemukan pada hari ini juga berasal dari Provinsi lain. Rinciannya, di Provinsi Sulawesi Selatan ditemukan 15 kasus, Provinsi Banten ditemukan 7 kasus, Provinsi Jawa Timur ditemukan 5 kasus, Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 3 kasus, Provinsi DI Yogyakarta sebanyak 1 kasus, dan Provinsi Jawa Tengah ditemukan 1 kasus.
Selain kasus positif Covid-19, pemerintah juga menemukan 12 pasien yang kekinian dinyatakan sembuh dan negatif. Sehingga, total keseluruhan pasien yang sembuh berjumlah 204 orang.
"Kasus sembuh bertambah 12 orang, sehingga totalnya 204 orang," ungkap Yurianto.
Berkut data lengkap jumlah pasien positif corona di Indonesia:
- Aceh 5
- Bali 43
- Banten 194
- Bangka Belitung 2
- Bengkulu 2
- Yogyakarta 41
- Jakarta 1369
- Jambi 2
- Jawa Barat 343
- Jawa Tengah 133
- Jawa Timur 194
- Kalimantan Barat 10
- Kalimantan Timur 31
- Kalimantan Tengah 20
- Kalimantan Selatan 18
- Kalimantan Utara 15
- Kepulauan Riau 9
- Nusa Tenggara Barat 10
- Sumatera Selatan 16
- Sumatera Barat 18
- Sulawesi Utara 8
- Sumatera Utara 26
- Sulawesi Tenggara 7
- Sulawesi Selatan 127
- Sulawesi Tengah 5
- Lampung 12
- Riau 12
- Maluku Utara 1
- Maluku 1
- Papua Barat 2
- Papua 26
- Sulawesi Barat 2
Dalam Proses Verifikasi di Lapangan 34
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tanpa Pandang Bulu, Bupati Cianjur Pastikan Pekerja Migran Ilegal di Timur Tengah Ikut Dievakuasi
-
Resmi! YouTuber Resbob dan Bigmo Ditetapkan Tersangka Fitnah Azizah Salsha
-
Bekasi Darurat Sampah, Proyek Listrik Burangkeng Malah Masih Antre Lelang
-
Bebas Tikus dan Kecoa! Standar Higienis Dapur Makan Bergizi Gratis Ditingkatkan Se-Indonesia
-
4 Tahun Dihantui Kekerasan, Mengapa Nyawa Nizam Tak Terselamatkan di Jampang Kulon?