SuaraJabar.id - Seorang pria berinisial FFS nekat melancarkan aksinya dengan mencuri kotak amal Musala Al-Iklas, Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi. Apesnya, aksi FFS tepergok warga dan menjadi bulan-bulanan massa.
Kini, FFS telah diamankan Polsek Pondok Gede untuk dilakukan penyelidikan. Rupanya, kepada penyidik pelaku mengaku nekat melakukan aksinya itu lantaran lapar belum makan.
"Pelaku ngaku lapar, karena katanya sudah enggak bekerja sejak adanya Pandemi Covid-19," kata Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto saat dikonformasi melalui sambungan telepon, Jumat (24/4/2020).
Supriyanto mengatakan, FFS tergiur mencuri isi kotak amal ketika melintas di depan Musala. FFS langsung masuk ke dalam Musala dan mencari kotak amal yang kala itu disimpan di dalam gudang.
FFS mendobrak gudang mushala dan mencongkel kotak amal dengan menggunakan baut besi yang kebetulan ia bawa. Setelah mencongkel, ia pun langsung mengambil semua uang yang ada di dalam kotak amal.
Saat tengah menghitung uang hasil curiannya, salah seorang saksi memergokinya. Setelah tepergok, FFS langsung melarikan diri. Saksi kemudian berteriak maling hingga mengundang perhatian warga.
"Pelaku kabur dengan melompat tembok, namun warga banyak yang mengejar dan melakukan pengepungan wilayah," jelasnya.
Pelarian FFS tak berjalan memulus karena warga berhasil menagkapnya. Bahkan, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa lantaran emosi yang tak terbendung. Hingga akhirnya FFS diamankan ke Polsek Pondok Gede.
"Uang hasil curiannya itu ada sebanyak Rp 1,4 juta. Ada dua kotak amal yang diambil pelaku ini," kata Supriyanto.
Baca Juga: Tarawih Bubar karena Ada yang Pingsan, Semua Jemaah Masjid Kemayoran Didata
Barang bukti yang diamankan penyidik saat ini berupa 2 kotak amal warna hijau, 1 buah baut besi panjang sekitar 20 cm, 1 jaket, serta uang tunai Rp 1,4 juta. Pelaku dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Pulang dari Bali Ngeluh Batuk-batuk dan Diare, Wanita Status ODP Meninggal
-
Sembuh dari Corona, Salawat Bergema saat Muhibbah Pulang ke Rumah
-
Jumat Ini Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet 693 Orang, 603 Positif Corona
-
Kanit dan Istri Dirawat karena Diduga Corona, 19 Polisi di Sumut Diisolasi
-
Keluyuran saat PSBB, Warga Banjarmasin Terancam Disabet Rotan Satpol PP
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis