SuaraJabar.id - Penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor sudah berjalan kurang lebih 10 hari. Namun masih saja ada warga yang melanggar aturan PSBB seperti tak memakai masker dan berboncengan.
Hal itu seperti terlihat di salah satu Check Point PSBB Kota Bogor yakni di Simpang Tol BORR. Berdasarkan pantauan SuaraJabar.id di lokasi pada Jumat (24/4/2020) masih banyak pengendara diberhentikan petugas karena melanggar.
Rata-rata yang diberhentikan yakni pengendara roda dua yang tak taat untuk tidak berboncongen dan tak memakai masker.
Ditemui di Check Point PSBB di Simpang Tol BORR, Bogor, Kepala Seksi Daltib Dinas Perhubungan Kota Bogor, Ridwan mengatakan, untuk hari ini masih saja ada warga yang melakukan pelanggaran aturan PSBB.
"Jadi mungkin di sini hanya check point tadi beberapa pemantauan dari pagi ya masih ada pelanggaran-pelanggaran yang memang tidak taat kepada aturan PSBB," kata Ridwan kepada SuaraJabar.id, Jumat (24/4/2020).
Namun menurut Ridwan, walaupun banyak yang melakukan pelanggaran pihak petugas gabungan dari Dishub dan TNI-Polri belum melakukan tindakan tegas penilangan. Hanya berupa surat teguran.
"Kalau untuk PSBB sendiri dari jajaran kepolisian juga sudah ada teguran jaharan raya sudah ada teguran itu melalui surat blanko," ungkapnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan penerapan status PSBB di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi sejak 15 April 2020. PSBB diterapkan guna menekan penyebaran virus Corona Covid-19 yang terjadi di Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Tahap Pertama Rapid Test di Bantul, 6 Orang Positif
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Tipu Pembelian 138 Sapi Kurban, Pedagang di Tasikmalaya Rugikan Korban Rp716 Juta
-
Kasus Pembacokan Berdarah Polisi dan Warga, Ini Penjelasan Kapolres Ciamis
-
Deby Vinski Bawa Nama Indonesia ke London, World Consensus Stem Cell Digelar Perdana di Inggris
-
Bea Cukai Jabar Sita 88,2 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp152,69 Miliar
-
Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku