SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menggelar Polymerase Chain Reaction (PCR) Test atau tes PCR terkait virus corona di tujuh lokasi perbatasan Kota Bekasi pada Selasa (5/5/2020) hari ini.
Salah satu yang menjadi lokasi tes PCR yakni Jalan K.H Noer Ali, Kalimalang, Sumber Artha yang juga merupakan lokasi Check Point Pemeriksaan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Bekasi.
Dari pantauan Suara.com, petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP ikut membantu petugas Puskesmas Bintara Jaya dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan tes PCR pada para pengendara yang melintas.
Pengendara roda dua yang berboncengan tampak diberhentikan petugas. Para petugas gabungan terlebih dahulu menanyakan kesediaan para pengendara untuk mengikuti tes.
"Ibu mau kemana? Apakah bersedia ikut tes PCR?," tanya salah satu petugas kepada pengendara motor.
Selain memberhentikan pengendara motor, petugas juga memberhentikan sopir taksi dan sopir angkutan umum yang melintas.
"Pak mohon izin turun dulu ya pak, dicek PCR dulu ya pak," kata seorang petugas.
Petugas pun kemudian mengarahkan para pengendara menuju lokasi tes PCR yang berada di sebelah Posko Pengamanan Operasi Ketupat Jaya.
Selain di Sumber Artha, tes PCR juga dilakukan di Perbatasan Lubang Buaya - Pondok Gede, Perbatasan Jembatan Sasak Jarang - Wisma Asri Bekasi Utara, Perbatasan Jatiwaringin, Perbatasan Pabrik Teh Botol Sosro Harapan Indah, Perbatasan Bantar Gebang di Pangkalan 6 dan Stasiun Utama Kota Bekasi.
Baca Juga: Indonesia Kekurangan Petugas Laboratorium Pemeriksaan PCR
Berita Terkait
-
Kronologi Ketua RW Ribut Adu Kepala dengan Warga Gegara Bansos Corona
-
Meski Dekat China, Taiwan Jadi Negara Paling Sukses Kendalikan Corona
-
Covid-19, Distributor Audio Mobil Bertahan Lewat Layanan Rumah
-
Pandemi Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Penderita Gangguan Makan
-
Lockdown Dilonggarkan, Warga Spanyol Berbondong-bondong Cukur Rambut
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa