SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) bisa gagal.
Pasalnya, lagi-lagi terdapat tiga orang penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Temuan tersebut ia peroleh usai Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan uji tes swab terhadap 300 penumpang KRL di Stasiun Bekasi pada hari Selasa (5/5/2020).
"Kembali, 3 dari 300 sampel penumpang KRL Bekasi-JKT terpapar COVID-19," tulis Ridwan Kamil via akun Twitter-nya @ridwankamil.
Ia mengaku meski telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat namun, pasien yang tidak memiliki gejala atau OTG masih bisa menularkan virus di stasiun KRL.
"Dengan protokol kesehatan ketat pun, para OTG [Orang Tanpa Gejala] diam-diam membawa virus ini di gerbong KRL," ujarnya.
Terkait hal ini, Ridwan Kamil telah melapor kepada Kementerian Perhubungan. Ia berharap dengan adanya temuan tersebut, pihak Kemenhub bisa membuat kebijakan yang lebih terukur.
"Sudah kami laporkan ke Kemenhub untuk merespon lebih terukur situasi ini. PSBB Bodebek bisa gagal," tukasnya.
Sebelumnya, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan bahwa ada tiga orang penumpang KRL di Stasiun Bekasi yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 usai mengikuti tes PCR. Ketiganya berinisial LS (53) warga Kelurahan Margamulya, SAY (39) warga Kelurahan Harapan Baru, dan LA (30) warga Kelurahan Aren Jaya.
Baca Juga: PSBB Jabar, Ridwan Kamil Minta Petugas Perketat Penjagaan di Perbatasan
"Ada tiga orang yang positif COVID-19," kata Rahmat dalam konferensi pers, Rabu (6/5/2020).
Berita Terkait
-
3 Penumpang KRL Positif Corona Warga Bekasi, Kerja di Thamrin Jakarta
-
Ada Penumpang Positif Corona, Alasan KRL Depok, Bogor, Bekasi Harus Distop
-
Kutuk Perbuatan Youtuber Ferdian Paleka, RK: Contoh Terburuk Sifat Manusia
-
PSBB Jabar, Ridwan Kamil Minta Petugas Perketat Penjagaan di Perbatasan
-
TOK! Ridwan Kamil Teken Aturan PSBB Jawa Barat, Boleh Boncengan di Motor
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang
-
Nikmati Keistimewaan Layanan Kesehatan, BRI Private dan Prioritas Tawarkan Beragam Benefit
-
Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun