SuaraJabar.id - Seorang remaja tanggung berusia 14 tahun berinisial ND ditangkap Satnarkoba Polres Cimahi. ND diketahui mengendalikan jaringan peredaran ganja dengan narapidana.
Penangkapan terhadap ND berawal dari penangkapan seorang kurir narkoba berinisial WL (19) oleh Polres Cimahi. WL tertangkap saat polisi melakukan penyelidikan penjualan ganja melalui media sosial (medsos) Facebook.
"Setelah WL kita amankan, kemudian kita kembangkan asal barang tersebut, dan baru diketahui kalau barang itu berasal dari ND," kata Kapolres Cimahi AKBP M Yoris, saat ungkap kasus di Polres Cimahi, Selasa (12/5/2020).
Saat dilakukan pemeriksaan dengan pendampingan, terhadap tersangka ND, dirinya mengaku mendapat pasokan ganja dari seorang narapidana, yang berada di wilayah Sumatera. Tidak diketahui bagaimana perkenalan antara ND dan narapidana tersebut.
"Jaringan ini sudah beroperasi lama. Narapidana tersebut mengirim ganja dengan jasa pengiriman barang," kata dia.
Untuk menghindari petugas, napi tersebut membungkus paket ganja dengan memberi nama paket berupa produk kecantikan. Ganja tersebut, langsung dikirimkan ke beberapa wilayah termasuk ke ND untuk dijual ke kurirnya WL.
Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil amankan 3,5 kilogram ganja, 1 unit motor Suzuki Satria, 6 paket ganja siap kirim via J&T, 4 bungkus ganja siap edar, 2 unit timbangan, alat-alat packing dan 2 unit hand phone.
"Kita terapkan dengan pasal 114 dan pasal 115 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan 5 tahun. Untuk di bawah umur, hukumannya sepertiga," katanya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Baca Juga: Mewek saat Diciduk, Preman Pengancam Polisi Positif Ganja, Inex dan Sabu
Berita Terkait
-
Aneh, Napi LP Tangerang Bisa Edarkan 250 Kilogram Ganja di Jakarta
-
Simpan Setengah Ton Ganja, Oknum Perwira Polisi di Maluku Terancam Dipecat
-
Parlin, Eks Prajurit TNI Ditangkap karena Jualan Ganja
-
Senat Jadi Sarang Bandar, Rustam Effendi Minta Kampus Awasi Mahasiswa
-
Gunakan Ruang Senat, 3 Mahasiswa DO Ini Pasok Ganja ke Kampus-kampus
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Misteri Mobil di Rumah Kosong Padalarang: Ternyata Berisi Dua Jenazah Warga Bogor
-
Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
-
Mengenal Konsep Dasar Forex
-
Tiga Tersangka Pembudidaya Ganja Diamankan, Salah Satunya Pekerja MBG