SuaraJabar.id - Dua warga Indramayu dinyatakan positif virus corona, padahal 2 kali hasil tesn sebelumnya dinyatakan negatif.
Hal itu diceritakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara. Dia menjelaskan pasien itu sempat dinyatakan negatif dari hasil swab pertama. Dua warga ternyata diketahui positif terjangkit virus corona jenis baru itu.
"Hasil swab pertama negatif, sedangkan tes swab kedua pasien hasilnya positif," kata Deden di Indramayu, Jawa Barat, Rabu kemarin.
Deden menuturkan dua pasien terkonfirmasi positif COVID-19 itu dari Kecamatan Indramayu, berinisial S (41) dan S (51). Semuanya laki-laki.
Baca Juga: Korban PHK Positif Corona, Meninggal saat Mudik Jalan Kaki 372 Km
Sebelumnya, lanjut Deden, pasien tersebut sempat dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes swab pertama.
Kemudian tim medis kembali melakukan tes swab tenggorokan untuk kali kedua guna memastikan status pasien.
"Pasien tersebut akhirnya dinyatakan positif COVID-19 setelah kami menerima hasil tes swab tenggorokan kedua pasien S (41) dari Labkesda Jawa Barat pada Senin (11/5)," ujarnya.
Deden memastikan kondisi pasien sekarang ini baik dengan mendapat terapi dari dokter penanggung jawab untuk pemulihan kondisi tubuh.
Selain pasien S (41), Gugus Tugas juga mengumumkan bahwa pasien S (51) juga dari Kecamatan Indramayu yang sebelumnya hasil swab pada tanggal 4 Mei 2020 dinyatakan negatif, berdasarkan hasil swab pada tanggal 11 Mei 2020 dinyatakan positif COVID-19.
Baca Juga: Satu PNS Positif Corona, Balai Kota Salatiga Disterilkan
"Dari kedua kasus tersebut setelah dikonsultasikan dengan dokter ahli, maka dapat disimpulkan telah terjadi kasus reinfeksi yang dikarenakan sistem imunitasnya terganggu, seperti pada pasien lansia atau diabetes," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Punya Sejarah Tersembunyi, Ini 7 Fakta Tradisi Sapu Koin di Indramayu saat Musim Mudik
-
Siap Latihan Fisik dan Tinggal di Tenda, Begini Persiapan Kepala Daerah Terpilih Jelang Retret!
-
Eks Anggota DPRD dan 3 WNI Dua Tahun Disekap dan Disiksa di Myanmar: Pak Prabowo Tolong
-
Warga Indramayu Mengeluh, Lucky Hakim Sentil Nina Agustina Lagi: Kalau Nggak Sanggup, Biar Saya..
-
Adu Kekayaan Lucky Hakim Vs Hengky Kurniawan, Beda Nasib di Pilkada 2024
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar