SuaraJabar.id - Rumah duka almarhum paranormal Isan Masardi alias Ki Gendeng Pamungkas di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, tak tampak karangan bunga dari berbagai kalangan pejabat.
Sejumlah keluarga dan kerabat nampak hadir di rumah duka tersebut. Dari pantauan Suara.com di lokasi, rumah duka situasinya sangat sepi. Sebab ketika awak Suara.com sampai di rumah duka, jasad almarhum sudah dimakamkan di Pemakaman Gede wilayah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan pada Sabtu (6/6/2020) malam.
"Sudah dimakamkan di Pemakaman Gede, karena permintaan almarhum. Minta dimakamkan dekat makam orang tua," kata salah satu keluarga almarhum kepada Suara.com.
Perwakilan keluarga Adang Yani menyebut almarhum meninggal setelah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Mulia selama tiga hari.
Ki Gendeng disebut menderita komplikasi penyakit diabetes dan jantung.
Adang menuturkan, dirinya dapat informasi dari anaknya sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian ia bergegas mendatangi RS.
Setengah menunggu pemulasaran dan proses administrasi, Adang bersama keluarga pun membawa jenazah.
"Setahu saya sakitnya udah lama. Tapi dibawa dan dirawat di ICU ini baru tiga hari," kata Adang.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Tuduhan Paranormal Mbak You, Bikin Cinta Penelope Teringat Julia Perez
Berita Terkait
-
Jasad Ki Gendeng Dimakamkan di Pemakaman Gede Dekat Makam Orangtua
-
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia karena Komplikasi
-
Profil Ki Gendeng Pamungkas, dari Santet Presiden AS hingga Tutup Usia
-
Sebelum Meninggal, Ki Gendeng Pamungkas Dirawat di ICU Tiga Hari
-
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal di Rumah Sakit Mulia Bogor
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa