SuaraJabar.id - Gara-gara loyo di ranjang alias alat kelaminnya tidak bisa ereksi, suami di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, tega menuduh sang istri berselingkuh dan menganiaya pasangannya tersebut.
Kapolek Citeureup Ajun Komisaris Ricky Wowor mengatakan, sang suami diamankan aparat kepolisian setelah mendapat laporan penganiayaan.
"Benar ada penganiayaan, tapi bukan saat berhubungan suami istri. Jadi pelaku ini mempunyai penyakit hernia, tidak bisa ereksi, seperti itulah," kata Ricky, Sabtu (13/6/2020).
Kesal karena tidak bisa ereksi, pelaku akhirnya menuduh si istri berselingkuh dengan lelaki lain. Terbawa emosi, pelaku juga menganiaya istrinya sendiri.
Polisi, kata Ricky, telah memintakan keterangan keluarga soal penyakit pelaku dan terkonfirmasi kebenarannya.
"Ada keterangan secara lisan dari adik pelaku, anaknya juga, serta pelaku mengakui soal hernia," kata Ricky.
Sementara tentang istri pelaku berselingkuh, hingga kekinian polisi tidak menemukan bukti. Dugaan sementara, pelaku sengaja menuduh sang istri karena depresi.
Setelah terjadi penganiayaan, si istri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tapi kekinian, sudah dipulangkan karena berangsur membaik.
"Tapi ya perkaranya tidak diteruskan, tak dilaporkan. Istrinya bilang penganiayaan ringan, saling memaafkan," kata dia.
Baca Juga: Diduga Aniaya Istri Kedua, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dipolisikan
Awalnya, kata Ricky, polisi hendak melakukan pelaporan model A karena pelaku sudah diamankan.
"Itu tadi, pihak keluarga tak mau memperpanjang masalah."
Berita Terkait
-
Terapkan Protokoler Kesehatan, Warga Kabupaten Bogor Laksanakan Salat Jumat
-
Alhamdulillah, Seluruh Anggota Polresta Bogor Negatif Covid-19
-
Anies hingga Bima Arya Sepakat Pesantren Tak Dibuka Sebelum Aman Covid-19
-
Wali Kota Bima Arya Sebut RS di Kota Bogor Terindikasi Kluster Baru Corona
-
Waduh! Balai Kota Bogor Jadi Sumber Penularan Virus Corona
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan