SuaraJabar.id - Kejadian nahas menimpa dua tenaga medis perempuan, SI dan RP, yang bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit di daerah Jalan Raya Bogor Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Minggu (21/6/2020) malam.
Akibat kejadian tersebut, keduanya mengaku trauma karena menjadi korban penyekapan dan perampokan di dalam angkutan kota (Angkot) 41 jurusan Kampung Rambutan-Citereup.
Seorang korban, SI menceritakan, saat itu bersama RP naik angkot 41 dari depan rumah Sakit tempat mereka bekerja. Kala itu, SI merasa tidak ada kecurigaan ketika sudah ada di dalam angkutan kota yang membuatnya kehilangan uang jutaan rupiah serta kekerasan.
"Saya naik angkutan kota berdua temen karena habis tugas sore. (Nggak curiga) angkot yang saya naiki itu lampu depannya nggak kesorot gitu jadi gelap, cuma lampu dalamnya,” kata SI Rabu (24/6/2020).
SI mengatakan di dalam angkot sudah ada dua penumpang laki laki. Posisi dua orang tersebut, salah satunya berada di depan pintu dan satu lainnya di depan penumpang yang berada di dekat pintu.
"Pas temen saya (RP) mau turun dan bilang setop. Angkotnya terus jalan dan kami berdua disuruh ke bawah tengkurep," tutur SI.
SI yang masih trauma kejadian perampokan tersebut mengaku mendapat perlakuan kekerasan di dalam angkot bersama temennya. Bahkan usai mendapat perlakuan kekerasan berupa dorongan dan diminta untuk tengkurap, dia bersama temannya diminta menutup mata dengan kain.
"Ngeri, saya trauma. Kita tuh tiap gerak dipukul pakai sikut, sama kalau gerak ditendang," ucap SI.
SI saat itu pun tidak tahu arah angkot tersebut jalan. Ia bersama temannya mengaku ketakutan, karena kekerasan yang terjadi di dalam angkot berlangsung kurang lebih empat jam.
Baca Juga: Dapat Info dari Singapura, Polisi Gerebek Lokasi Penyekapan Wanita di Batam
"Sekitar empat jam saya disekap di dalam angkot," ucap SI.
Akhirnya SI dan RP diturunkan di wilayah Citeurep, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang lokasinya gelap dan sepi. Di mana waktu itu menujukan Pukul 02.00 WIB.
"Sepi dan gelap banget lokasi saya diturunin," katanya.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestro Depok AKP Elly Padiansari mengatakan, dua korban tersebut sudah membuat laporan dan kasusnya saat ini sedang didalami penyidik.
“Sudah (buat laporan). Penyidik sedang mendalami kasusnya," katanya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain