SuaraJabar.id - Pesan berantai tersebar di aplikasi pesan singkat Whatsapp yang menyebut bahwa DKI Jakarta saat ini kembali ke zona merah Covid-19 dan Kota Bogor berstatus zona hitam Covid-19.
"DKI kembali Zona Merah, Bogor Zona Hitam. Welcome back Corona.... Hati2 ya & tetap jaga kesehatan, jangan lengah ....Teman2 di Jakarta, peta persebaran corona di DKI sudah Live. Mari sebarkan kepada semua via WA Group, Telegram Group, apapun...dan sama2 kita jaga diri untuk keselamatan bersama,"
https://t.co/ySQu2n2VRI
"Pencet merah2nya nanti akan keluar nama kelurahannya informatif sekali," demikian kalimat dalam pesan tersebut seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/6/2020).
Namun, kabar tersebut kemudian dibantah oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat dikonfirmasi. Menurut Dedie saat ini status Kota Bogor masih dalam zona kuning Covid-19.
"Saat ini Kota Bogor masih di zona kuning," kata Dedie kepada Suara.com, Kamis (25/6/2020).
Ia pun memastikan bahwa pesan berantai yang tersebar melalui jejaring Whatsapp itu mrrupakan kabar bohoang alias hoaks.
"Saya pastikan itu (pesan Bogor zona hitam) hoaks," ujarnya.
Sementara itu, wartawan Suara.com juga sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari Kadinkes Kota Bogor.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Kembali Zona Merah dan Bogor Zona Hitam Corona?
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Kembali Zona Merah dan Bogor Zona Hitam Corona?
-
FAKTA Kabar Kota Bogor Masuk Zona Hitam Virus Corona
-
Begini Proses Pembuatan Sepeda dari Bambu Seharga 25 Juta
-
Pengundang Rhoma Irama Konser di Pesta Sunatan Belum Berniat Membatalkannya
-
Rhoma Irama Ditolak di Bogor, Mau Konser di Pesta Sunatan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi