Selain memerhatikan kondisi sepeda, seorang pegowes tak boleh melupakan sesi pemanasan. Sebelum pergi, para pesepeda harus merenggangkan tubuhnya.
"Kalau pesepeda yang intesitasnya sudah medium mereka otomatis perhatikan itu, mereka olahraga intensitasnya sudah sedang. Jadi streching before dan after," beber Oldy.
- Tentukan Jarak dan Tujuan yang Jelas
Oldy menekankan bahwa pegowes harus sudah menentukan berapa jarak maksimal yang akan mereka tempuh, dan ke mana tujuan mereka berolahraga sepeda.
Penentuan jarak disebutnya amat penting dan berkaitan erat terhadap persiapan pegowes agar bisa menyiapkan sepeda yang lebih layak serta fisik yang prima.
"Lalu bersepeda ingin berapa kilometer, break di kilometer berapa," bebernya.
- Perhatikan Protokol Kesehatan
PB ISSI mengimbau para pegowes untuk memerhatikan jalur bersepeda yang aman dan sesuai himbauan pemerintah. Khususnya terkait protokol kesehatan Covid-19.
Di sisi lain, bagian-bagian sepeda yang kerap bersentuhan dengan tangan juga harus selalu dibersihkan. Para pesepeda juga diminta rajin mencuci tangan dengan sabun.
Baca Juga: Tips Aman Bersepeda oleh PB ISSI
"Untuk menghindari droplet, gunakan pakaian lengan panjang, sarung angan, masker, kacamatan, penutup kepala (bandana/cycling cap), membawa handsanitizer dan handuk kecil," demikian pernyataan PB ISSI.
Khusus untuk penggunaan masker, PB ISSI meminta para pegowes memilih masker khusus yang bahan kainnya tidak telalu rapat agar tak mengganggu pernapasan.
"Juga membawa botol minum yang tertutup plastik dan membawa alat makan sendiri."
2. Saat Bersepeda
- Jaga Jarak Sosial
Protokol PB ISSI mengimbau para pegowes sebaiknya bersepeda sendirian. Jika ingin berkelompok, atur formasi dalam rombongan kecil yakni 2-4 pesepeda.
Tag
Berita Terkait
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
-
5 Rekomendasi Smartwatch untuk Sepedaan, Dilengkapi GPS dan Baterai Awet
-
Filosofi Gowes: Bergerak untuk Seimbang, Mengayuh untuk Bahagia
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga