SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespons keluhan salah seorang warganet yang melaporkan soal adanya kasus corona di sebuah pabrik di Cikarang, Jawa Barat. Ia mengatakan bahwa telah menutup pabrik tersebut untuk sementara waktu.
Awalnya, akun bernama @alchudriysaid mengadu kepada Ridwan Kamil (RK) melalui Twitter mengenai temuan kasus Covid-19 di sebuah pabrik di Cikarang. Ia mengatakan jika kasus telah mencapai 21 orang dan berharap agar pemerintah provinsi Jabar segera menindaklanjuti temuan tersebut.
"Kang, mohon kluster baru dari pabrik di Cikarang dapat ditanggulagi secara cepat. Sudah 21 yang positif, jangan sampai menyebar seperti kluster Sampoerna di Surabaya dan menjadi menahun seperti saat ini. Tolong respon cepatnya," kata @alchudriysaid.
Cuitan tersebut kemudian dibalas oleh RK. Ia mengatakan bahwa pihak Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jabar dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Bekasi telah menindaklanjuti laporan tersebut. Pabrik yang bersangkutan juga telah ditutup untuk menghindari meluasnya penularan.
"Sudah direspon dengan cepat oleh Tim Gugus Tugas Provinsi dan Kab. Bekasi. Insya Allah bisa kami lokalisir. Pabrik ditutup," balas @ridwankamil via Twitter.
Selain menutup pabrik, melalui cuitan tersebut, ia juga menyampaikan agar insiden penemuan kasus Covid-19 di dalam pabrik bisa menjadi peringatan bagi industri besar untuk rajin melakukan tes PCR massal kepada para pekerjanya.
"Ini menjadi peringatan agar industri besar rajin melakukan random samping test PCR secara mandiri. #covidjabar," imbuh RK.
Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Jabar mencapai 3.344. Dari total tersebut, sebanyak 1.665 orang telah dinyatakan sembuh, sementara 177 lainnya meninggal dunia.
Baca Juga: Wapres Undang Ridwan Kamil Bahas Potensi Industri Halal di Jawa Barat
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Pantau Pelaksanaan Tes PCR Pemain Persib Bandung
-
36 Buruh Unilever Positif Covid, Emil Desak Industri Lakukan Swab Mandiri
-
Wapres Undang Ridwan Kamil Bahas Potensi Industri Halal di Jawa Barat
-
Anak Buah Ridwan Kamil Meninggal Dimakamkan Standar Jenazah Virus Corona
-
Nekat Gelar Konser di Bogor, Ridwan Kamil Minta Rhoma Irama Tanggung Jawab
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer