- Polda Jawa Barat menempatkan tiga oknum polisi dalam penempatan khusus selama 21 hari sejak 27 Juli 2026.
- Sanksi tersebut diberikan karena tindakan arogansi dan intimidasi yang mereka lakukan terhadap satpam proyek MRT di Bundaran HI.
- Kabid Humas Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada profesi satuan pengamanan dan masyarakat luas.
SuaraJabar.id - Polda Jawa Barat (Jabar) memberikan sanksi kepada Ipda DG, Bripka BS, dan Briptu RPW berupa penempatan khusus atau Patsus, imbas dari mengintimidasi satpam proyek MRT, Fiktor Harefa.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, ketiga anggota tersebut akan dipatsus selama 21 hari.
"Kita telah melakukan pemeriksaan ya kepada yang bersangkutan, pelanggar lalu lintas ini yang arogan di Bundaran HI. Dan saat ini yang bersangkutan sudah kita patsuskan," kata Hendra, Senin (27/7/2026).
"Kita punya kewenangan ada 21 hari patsus di sini, dan sekaligus kita juga telah memproses untuk kode etiknya," ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut Hendra mengatakan, pemeriksaan terhadap tiga anggota tersebut dilakukan oleh Bid Propam dan Paminal Polda Jabar.
Hendra juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya kepada profesi satuan pengamanan (Satpam) yang merasa terganggu atas perbuataan onar ketiga oknum tersebut.
"Saya Kabid Humas Polda Jabar, mewakili anggota jajaran, mohon maaf kepada teman-teman Satpam dan juga pada publik yang dikarenakan karena arogansi anggota ini membuat resah. Dan selanjutnya kita akan tindak secara terukur," ujarnya.
Sementara itu, sebelumnya viral di media sosial video yang memperlihatkan cekcok antara sopir dan penumpang mobil Toyota Alphard dengan seorang sekuriti di kawasan Bundaran HI.
Insiden itu diduga terjadi, setelah satpam tersebut menegur pengemudi Alphard karena menerobos lampu merah.
Baca Juga: Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
Kemudi diketahui sopir dan penumpang mobil tersebut merupakan anggota Polda Jabar. Meskipun sudah berdamai, penegakan disiplin terhadap tiga anggota itu tetap berjalan.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Ancaman 36 Tahun Penjara untuk Taufik Hidayat Menanti
-
Rekonstruksi Penyekapan di Bandung Ungkap Korban Dipukul Pakai Helm, Besi Meja Hingga Golok
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan