SuaraJabar.id - Polres Metro Depok masih menyelidiki kasus jambret perhiasan yang menyasar seorang bocah berusia tiga tahun. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kampung Lio, Kota Depok, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Saabani mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Masih penyeledikan, kami periksa CCTV," kata Wadi saat dihubungi Suara.com, Senin (13/7/2020).
Sebelumnya, aksi jambret perhiasan terhadap seorang bocah viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dalam kamera CCTV yang diunggah akun Instagram @infojkt24.
Dalam video yang diunggah, awalnya terlihat dua anak balita sedang bermain dan bergandengan tangan di lingkungan sekitarnya. Sementara pelaku tampak menggunakan sepeda motor matik jenis Honda Vario.
Kemudian, pelaku yang menggunakan masker itu pun menghalau dua bocah yang tengah berjalan. Tanpa basa-basi tiba-tiba pelaku menjambret kalung emas yang digunakan bocah perempuan tersebut hingga korban tersungkur dan menangis.
"Iya benar, kami sudah terima laporannya," ujar Wadi.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Jeritan Emak-emak di DPRD Jabar: Kami Perjuangkan Hak Anak Miskin Masuk Sekolah Negeri
-
BRI: Kredit Perbankan Nasional Tumbuh 9,98%, Industri Tetap Solid