SuaraJabar.id - Seorang bocah berusia tiga tahun menjadi korban jambret perhiasan di Jalan Kampung Lio, Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Saabani mengatakan pihaknya telah menerima laporan atas kejadian tersebut dari pihak keluarga korban pada Minggu (12/7) sore kemarin. Wadi mengemukakan bahwa berdasar keterangan saksi peristiwa jambret yang menyasar korban anak-anak itu baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.
"Laporan sudah kita terima kemarin sore. Berdasarkan keterangan itu baru pertama kali terjadi (di Depok)," kata Wadi saat dihubungi, Suara.com, Senin (13/7/2020).
Wadi menyampaikan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Salah satunya dengan memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Masih penyelidikan, kami periksa CCTV," ujar Wadi.
Sebelumnya, aksi jambret perhiasan terhadap seorang bocah viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dalam kamera CCTV yang diunggah akun Instagram @infojkt24.
Dalam video yang diunggah, awalnya terlihat dua anak balita sedang bermain dan bergandengan tangan di lingkungan sekitarnya. Sementara pelaku tampak menggunakan sepeda motor matik jenis Honda Vario.
Kemudian, pelaku yang menggunakan masker itu pun menghalau dua bocah yang tengah berjalan. Tanpa basa-basi tiba-tiba pelaku menjambret kalung emas yang digunakan bocah perempuan tersebut hingga korban tersungkur dan menangis.
Baca Juga: Viral di Medsos, Polisi Cek CCTV Kasus Balita Dijambret saat Lagi Bermain
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka