SuaraJabar.id - Abu Bakar atau yang disapa Iki, seorang anak yatim di Bogor, Jawa Barat berhasil menginspirasi teman-temannya untuk ikut patungan membeli sapi kurban.
Tahun ini, Iki bersama 27 temannya membeli sapi kurban sebanyak 4 ekor. Aksi bocah 14 tahun itu diabadikan dalam video yang diunggah di akun Instagram @seribusapiqurban, Selasa (14/7/2020).
"MASYAALLAH!!! ANAK YATIM DAN TEMAN-TEMANYA QURBAN 4 EKORR. Mereka berqurban dengan 4 Ekor Sapi, dimana tahun lalu adalah 1 ekor sapi," tulis akun @seribusapiqurban.
Dalam video tersebut, Iki dan temannya membenarkan bahwa akan membeli 4 ekor sapi kurban. Ia menjelaskan semua ada 28 anak yang ikut patungan.
Ia pun berharap agar aksinya ini dapat menginspiasi dan diikuti oleh anak-anak lainnya.
"Semoga terinspirasi kepada teman-teman," kata Iki dalam video itu.
Akun Instagram @viralnet24 juga membagikan momen ketika Iki dan teman-temannya membeli sapi kurban tersebut.
Awalnya, Iki terlihat memberikan segepok uang kepada petugas. Ia lalu diajak ke kandang sapi untuk memilih sapi yang akan dibelinya.
Berdasarkan penjelasannya, setiap hari anak-anak ini menyisihkan uang sebesar Rp 10 ribu untuk ditabung guna membeli sapi kurban. Hal itu dilakukan selama 10 bulan.
Baca Juga: Sempat Dirukyah, Kisah Shaka Bocah yang Tertidur Selama Setahun
Keberhasilan Iki dan 6 temannya membeli seekor sapi kurban tahun lalu menginspirasi anak-anak lain untuk ikut patungan.
Tidak disangka, 28 anak tahun ini ikut berkurban termasuk Iki.
Menurut @seribusapiqurban, anak-anak ini memilih sapi Kupang untuk jadi hewan kurbannya. Sapi jenis ini dijual dengan harga sekitar Rp 20 juta per ekor.
Warganet yang melihat video Iki dan teman-temannya membeli sapi kurban justru menjadi terharu.
"Lihat ini air mata netes," kata @etlstr88_.
"Salah satu contoh yang bagus patut untuk ditiru," ujar @valentinoadisyahputrawardhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam
-
Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia
-
Data Pemerintah Makin Terintegrasi, BSSN Tekankan Pentingnya Keamanan Siber
-
Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI
-
Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa