SuaraJabar.id - Dua kecamatan di Kota Bandung, yakni Kecamatan Sumur Bandung dan Kecamatan Bandung Wetan, termasuk dalam 14 kecamatan lainnya dinyatakan bebas dari Covid-19.
SuaraJabar.id berani ke kecamatan itu karena di sana bebas virus corona. Meski tetap pakai masker dan jaga jarak.
Bagaimana mereka bebas terbebas dari Covid? Daerah pertam yang kami datangi di Jalan Tongkeng, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung.
Ditemui di kediamannya, Ketua RW 6, Puji Astuti, dan warganya sudah mengetahui jika wilayah mereka tinggal termasuk wilayah yang bebas dari pasien positif aktif.
"Kita semenjak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan pemerintah, kita ikuti aturan yang ada," kata Puji, Jumat (24/7/2020)
Peraturan yang dimaksud, yakni mulai dari penutupan jalan, kemudian menjalani pola hidup sehat, menerapkan sosial distancing, hingga dengan pemberlakuan pengecekan kesehatan.
"Kita juga sosialisasi menyiapkan cuci tangan di setiap rumah yang di siapkan di pintu masuk, kemudian pendataan warga luar yang masuk, untuk kita laporkan dari kelurahan bahkan kecamatan,"ucapnya.
"Kita juga bikin grup WhatsApp. Untuk antar RT di sini. Fungsinya, untuk kordinasi sosialisasi terhadap masyarakat. Dan alhamdulillah, masyarakat mengikuti aturan kita," imbuhnya.
Penelusuran kedua, SuaraJabar.id menyambangi RW 1 di Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan. Senada dengan Puji, Ketua RW Yudi Syafyuddin mengatakan pihaknya pun selalu mengedepankan protokol kesehatan.
Baca Juga: Ketahanan Pangan Desa Sumurgeneng dan Wadung Tuban, Anti Lapar saat COVID
Meski lokasi RW-nya berada dekat dengan pasar, yakni Pasar Cihapit, protokol kesehatan, ungkap Yudi, dilaksanakan dengan baik.
"Kita sosialiasi sejak Februari tentang bahayanya virus ini. Warga tahu konsekuensinya, jika ada yang terkonfirmasi," kata dia.
Lanjut Yudi, penerapan protokol kesehatan warganya dibarengi dengan aturan yang diberlakukan pemerintah. Bahkan saat PSBB, ungkap Yudi menuturkan, penjagaan ketat diberlakukan untuk antisipasi penyebaran Covid.
"Kita terus lakukan pendataan terhadap warga yang masih beraktifitas. Kemudian kita himbau agar mereka yang beraktifitas tetap kedepankan protokol kesehatan,"kata dia.
Sebanyak 14 kecamatan di Kota Bandung bebas virus corona, Senin (20/7/2020). Ini berdasarka data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan 14 kecamatan itu sudah tidak ada kasus aktif. Namun masih ada sejumlah orang masih suspek dan dalam pemantauan serta pengawasan.
Berita Terkait
-
Rincian Sanksi AFC untuk Persib Bandung, Jumlahnya Sampai Miliaran Rupiah
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
Persib Bandung Kembali Kantongi Lisensi AFC 2025/2026, 9 Tahun Berturut-turut
-
Ambisi Hattrick Juara Persib: Dedi Kusnandar Siap Jadi 'Tumbal' Taktik Bojan Hodak di Dua Laga Sisa!
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana